Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Volvo Hentikan Penjualan Sedan dan Wagon di AS Akibat Tarif Impor Tinggi
Otomotif

Volvo Hentikan Penjualan Sedan dan Wagon di AS Akibat Tarif Impor Tinggi

alwiBy alwi19/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Volvo Group. Foto: Shutterstock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Volvo mengumumkan langkah besar dalam strategi pasar Amerika Serikat dengan menghentikan penjualan hampir seluruh model sedan dan station wagon mulai tahun model 2026.

Keputusan ini merupakan respons langsung terhadap kebijakan tarif impor baru yang diterapkan pemerintah AS di bawah kebijakan dagang yang keras.

Baca juga :   Fitur Canggih Mobil Listrik Toyota bZ4X, Cocok untuk Mobilitas Harian

Tarif sebesar 27,5 persen untuk kendaraan yang diimpor dari Eropa dan 100 persen untuk kendaraan listrik dari Cina telah memberikan tekanan berat pada Volvo, yang dimiliki oleh perusahaan otomotif Cina, Geely.

Kondisi ini menyebabkan Volvo menghentikan produksi dan penjualan sedan S90 buatan Cina serta station wagon V60 buatan Eropa di pasar AS.

“Keputusan ini bukanlah hal yang mudah, mengingat sedan dan wagon telah lama menjadi identitas Volvo,” kata CFO Volvo, Fredrik Hansson.

Baca juga :   Tarik Pengungsi TikTok di AS, Instagram Hadirkan Fitur Baru

Meski demikian, pihaknya masih harus menyesuaikan diri dengan realitas baru ayng terbentuk akibat kebijakan perdagangan internasional tersebut.

Setelah perubahan ini diberlakukan, satu-satunya model non-SUV yang akan tetap tersedia di ruang pamer Volvo Amerika adalah V60 Cross Country, versi wagon dengan karakter lebih tangguh dan desain lebih tinggi.

Langkah strategis lain yang diambil Volvo untuk mengurangi dampak tarif adalah dengan memindahkan produksi model terlarisnya, crossover XC60, ke fasilitas produksi di Ridgeville, South Carolina.

Baca juga :   Volvo Bersiap Hadirkan Bus Listrik di Indonesia Tahun Depan

Saat ini, pabrik tersebut memproduksi SUV listrik EX90 dan Polestar 3, namun hanya beroperasi pada sekitar 13 persen dari kapasitas totalnya. Produksi XC60 di pabrik ini dijadwalkan akan dimulai pada awal 2027.

“Biaya penambahan lini produksi XC60 sangat efisien karena pabrik ini sebelumnya dibangun untuk sedan S60, yang memiliki platform teknik dasar yang sama,” jelas Hansson.

Volvo baru-baru ini melaporkan kerugian operasional sebesar 10 miliar kronor Swedia (sekitar €1 miliar) untuk kuartal kedua 2025. Hal ini menambah urgensi pada restrukturisasi bisnis perusahaan agar tetap kompetitif di pasar global.

Baca juga :   Suzuki Brezza Facelift Meluncur di India, Varian Turbo Manual Jadi yang Paling Bertenaga Sekaligus Termurah

Sementara itu, CEO Volvo, Håkan Samuelsson, turut menyoroti ketimpangan kebijakan perdagangan internasional. Ia menyerukan agar Uni Eropa mempertimbangkan untuk menurunkan tarif 10 persen atas mobil buatan AS demi mendorong perdagangan yang lebih adil dan terbuka.

“Jika Eropa ingin menjadi pelopor dalam perdagangan bebas, kita harus berani memimpin,” ujar Samuelsson sembari mengatakan, dia menyadari, sebagai pemimpin bisnis, ruang pengaruhnya dalam hal ini sangat terbatas. (LWM)

Amerika Serikat Tarif Dagang Internasional Volvo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Prabumulih Gelar Event Off Road 2025 di Stadion Talang Jimar
Next Article PT Duta Bara Utama Diduga Cemari Sungai Pelawaran, Warga Desak Audit dan Sanksi Tegas
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,870 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,743 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?