RELUNG.ID – MG siap mencetak sejarah baru di dunia otomotif dengan memperkenalkan MG4 EV versi terbaru, yang akan menjadi kendaraan produksi massal pertama di dunia yang menggunakan baterai semi-solid-state.
Peluncuran resmi mobil terbaru dari MG ini dijadwalkan pada 5 Agustus 2025.
General Manager MG, Chen Cui menyebutkan bahwa MG4 terbaru tidak hanya membawa inovasi di sisi teknologi baterai, tetapi juga menghadirkan berbagai pembaruan lain yang memperkuat posisi MG di pasar kendaraan listrik global.
Baterai semi-solid-state yang digunakan pada MG4 dipasok oleh QingTao Energy, dan hanya mengandung 5 persen elektrolit cair, berbeda dengan baterai konvensional berbasis lithium-ion yang lebih rentan terhadap risiko kebakaran.
“Baterai ini telah lulus uji keselamatan ketat, termasuk tes tusukan 360 derajat, yang memperkuat klaim keamanannya,” katanya.
Secara performa, baterai berkapasitas 70 kWh ini mampu memberikan jarak tempuh hingga 537 km menurut standar pengujian CLTC.
Meski kepadatan energinya berada di angka 180 Wh/kg, yang masih sebanding dengan baterai lithium-ion standar, kemampuannya tetap menjanjikan peningkatan kinerja sekitar 13 persen dalam suhu dingin ekstrem hingga -7 derajat celsius.
Meskipun MG4 akan menjadi kendaraan produksi massal pertama dengan teknologi ini, teknologi baterai semi-solid-state sebenarnya telah diuji sebelumnya oleh merek lain, seperti Nio dengan model ET5 yang memiliki baterai 150 kWh dan jarak tempuh 958 km.
Namun, MG4 dianggap sebagai pencapaian penting karena membawanya ke segmen kendaraan yang lebih terjangkau dan siap diproduksi dalam skala besar.
Selain baterai revolusioner, MG4 juga akan dibekali sistem infotainment baru hasil kolaborasi dengan Oppo, yang mendukung perintah suara, gestur (gerakan tangan), dan sinkronisasi aplikasi ponsel pintar.
Fitur ini diharapkan meningkatkan pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan interaktif bagi pengguna. (LWM)

