RELUNG.ID – Pemerintah Kota Prabumulih punya amunisi baru untuk memerangi stunting. Tahun ini, sebanyak delapan dapur Sentra Pangan Pemerintah dan Gizi (SPPG) akan berdiri di titik-titik strategis kota.
Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, menegaskan program ini bukan proyek biasa. Dua dapur sudah beroperasi, enam lainnya sedang dibangun dengan target selesai secepatnya. “Kalau rampung, anak-anak kita langsung merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Di lingkungan Polres Prabumulih, pembangunan dapur SPPG dikebut. Fasilitas ini akan menjadi pusat distribusi makanan sehat dan bergizi untuk siswa sekolah. Targetnya memastikan asupan gizi cukup sejak dini.
Franky melihat SPPG sebagai langkah konkret memutus rantai kemiskinan gizi. Dengan makanan bergizi gratis, anak-anak diharapkan tumbuh lebih cerdas, sehat, dan produktif.
“Generasi emas dimulai dari perut yang kenyang dan gizi yang tepat,” katanya.
Program ini tidak berjalan sendirian. Pemkot membuka pintu lebar untuk kolaborasi. Swasta, instansi, hingga masyarakat bisa terlibat lewat bantuan peralatan, bahan pangan, atau tenaga relawan.
Dengan model gotong royong, SPPG diharapkan menjadi gerakan massal melawan stunting di Prabumulih.
“Bersama-sama, kita pastikan masa depan anak-anak kita lebih cerah,” tutup Franky. (SMP)

