RELUNG.ID- Setelah sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP), Junaidi (42), korban penikaman di Lorong Kebudayaan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Sebelumnya, Junaidi ditikam oleh temannya sendiri tak jauh dari rumahnya, Minggu (17/8) sekitar pukul 18.00 WIB.
Anak kandung korban, Jonathan Ibrahimovic, membenarkan ayahnya meninggal dunia akibat luka tusuk yang cukup parah. Korban mengalami tujuh luka tusuk di bagian kaki, perut, dan ketiak.
“Ayah meninggal akibat luka tusuk dari temannya sendiri. Untuk permasalahannya saya tidak tahu pasti,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Kamis (21/8) siang.
Jonathan menuturkan, sebelum kejadian ayahnya dipanggil oleh pelaku untuk bertemu di lokasi kejadian. Namun, pertemuan tersebut justru berujung penusukan hingga tujuh kali. Ia sendiri mengaku sempat menyaksikan kejadian mengenaskan itu.
“Saya lihat sendiri ayah ditusuk hingga terduduk bersimbah darah di TKP. Setelah itu kami langsung membawanya ke RS Muhammadiyah Palembang. Kami juga sudah membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang,” ungkapnya.
Jenazah Junaidi rencananya akan dimakamkan di TPU Naga Swidak, Palembang. Rumah duka dipadati keluarga dan warga yang turut berbelasungkawa.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek SU I Palembang, AKP Andrian Novalezi, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang berujung maut tersebut.
“Benar, pihak keluarga korban sudah membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang. Kami sudah melakukan olah TKP dan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Polrestabes Palembang terkait laporan ini,” jelasnya.
Hingga kini motif penikaman belum diketahui, sementara pelaku masih dalam pencarian. “Kami masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus ini,” tandasnya.[DNP]

