RELUNG.ID – Penjualan daging kucing keliling bermodus kambing muda membuat heboh Kota Pagar Alam.
Meski saat ini pelaku telah ditangkap, namun kejadian ini membuat khawatir warga Kota Pagar Alam.
Menanggapi hal tersebut, seorang dokter hewan, drh Anand menjelaskan ciri-ciri khas yang dapat membedakan antara daging kambing muda dengan daging kucing.
Menurutnya, perbedaan paling mudah dikenali terletak pada aroma, tekstur, serta warna daging.
Drh Anand menjelaskan, daging kambing memiliki aroma khas yang disebut prengus, lantaran kambing merupakan hewan herbivora.
“Kalau, daging kucing sebagai hewan karnivora cenderung memiliki aroma lebih tajam dengan kesan pahit,” katanya.
Dari segi warna, daging kambing muda biasanya berwarna merah muda (pink) dengan tekstur lembut. Sedangkan daging kucing cenderung lebih pucat dan teksturnya lebih liat.
Perbedaan juga terlihat pada serat dan lemak. Serat otot kambing tampak lebih panjang, jelas, dan berlemak jernih. Sementara serat daging kucing cenderung pendek, samar, dengan lemak berwarna kekuningan.
“Sepintas orang awam mungkin bisa tertipu. Tetapi jika diperhatikan dengan saksama, perbedaannya cukup jelas, terutama dari aroma, tekstur, dan warna daging,” ujarnya.
Tim Opsnal Reskrim dan Intel Polres Pagar Alam menangkap Sujadi (55) yang viral dilaporkan warga diduga menjual daging kucing keliling.
Sujadi diringkus di sebuah losmen di kawasan pusat kota Pagar Alam dan langsung digelandang petugas untuk diperiksa di Mako Polres.
Dari hasil pemeriksaan, Sujadi ini telah memotong kucing lebih dari 100 ekor selama lima bulan terakhir, dan dagingnya telah dibeli beberapa warga di Kota Pagar Alam. (TFK)

