RELUNG.ID – Kantor Pos Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Pagar Alam memastikan saat ini tidak ada warga Pagar Alam yang tengah melaksanakan maupun merencanakan perjalanan ibadah umroh ke Tanah Suci.
Kepala Pos Kemenhaj Kota Pagar Alam, Silahudin, mengatakan berdasarkan pendataan terbaru hingga awal Ramadan, tidak ditemukan adanya jamaah umroh asal Pagar Alam yang sedang berada di Arab Saudi.
“Berdasarkan informasi dari staf, tidak ada perjalanan umroh yang diikuti warga Kota Pagar Alam saat ini. Biasanya masyarakat melaksanakan umroh sebelum memasuki bulan Ramadan. Saat Ramadan, mereka lebih fokus menjalankan ibadah puasa di rumah bersama keluarga,” ujar Silahudin, Senin (1/3/2026).
Menurutnya, pihak Kemenhaj Pagar Alam juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait imbauan penghentian sementara perjalanan umroh. Langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya ketegangan politik dan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Ia menjelaskan, kondisi geopolitik yang tidak stabil menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan perjalanan ibadah. Karena itu, pemerintah mengeluarkan imbauan agar masyarakat menunda keberangkatan umroh hingga situasi dinilai kondusif.
“Memang kondisi politik saat ini menjadi perhatian bersama. Demi keamanan dan keselamatan jamaah, imbauan penghentian sementara perjalanan umroh kami sampaikan kepada masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Silahudin berharap situasi di kawasan Timur Tengah segera membaik, mengingat musim haji tahun ini akan segera berlangsung. Berdasarkan data sementara, sebanyak 218 calon jamaah haji asal Kota Pagar Alam dijadwalkan berangkat melalui Embarkasi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mendoakan agar kondisi global segera stabil sehingga pelaksanaan ibadah haji maupun umroh dapat berjalan lancar.
“Kita berharap situasi segera mereda agar rencana dan keinginan masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci tidak terganggu,” pungkasnya. (TFK)

