RELUNG.ID – Penurunan harga komoditas kopi sejak tahun lalu berdampak signifikan pada daya beli masyarakat, termasuk sektor otomotif.
Auto2000 Plaju mencatat penjualan mobil hanya sekitar 450 unit per bulan, jauh di bawah target 600–700 unit dari lima cabang Auto2000 bersama Tunas Auto Graha (TAG).
Kepala Cabang Auto2000 Plaju, Helmi Yansyah, mengakui turunnya harga kopi di bawah Rp40 ribu per kilogram membuat daya beli konsumen menurun.
“Penurunan komoditas kopi yang drop tahun lalu dan sekarang harga jual di bawah Rp40 ribu berpengaruh tinggi terhadap penjualan,” katanya, Kamis (4/9/2025).
Dia menjelaskan, sebenarnya tren penurunan penjualan mobil sudah berlangsung sejak 2023 dengan kisaran 11 persen hingga 13 persen, kemudian kembali turun 15 persen pada 2024.
Kondisi serupa masih terasa di semester I 2025, di mana pasar melambat pada awal tahun. Meski di semester II mulai ada perbaikan, target penjualan tahunan diprediksi tetap tidak tercapai.
Untuk menyiasati kondisi ini, Auto2000 menghadirkan sejumlah promo, seperti program Spektakuler dengan subsidi bunga, cicilan lebih ringan, gratis asuransi hingga 2 tahun, hingga gratis cicilan 1 bulan untuk unit tertentu seperti Agya, Avanza, Veloz, dan Rush.
Segmen menengah juga mendapat penawaran bunga 0 persen untuk pembelian kredit dan asuransi gratis 1 tahun untuk pembelian tunai.
Selain itu, Auto2000 bekerja sama dengan OLX untuk program tukar tambah, di mana konsumen bisa menukar mobil lama dengan unit baru berbagai merek. Transaksi lewat OLX juga memberikan cashback hingga Rp2 juta.
“Kami harap kondisi ekonomi di Sumsel tetap kondusif hingga akhir tahun, sehingga perputaran ekonomi bisa mendorong kembali penjualan kendaraan bermotor,” pungkasnya. (CKM)

