RELUNG.ID – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan Sumsel United tidak perlu repot membentuk kelompok suporter baru. Menurutnya, dukungan dari masyarakat akan hadir dengan sendirinya apabila klub tersebut mampu tampil konsisten di lapangan.
“Tidak perlu membentuk suporter-suporter baru. Biarkan saja suporter itu terbentuk secara alami dari hasil positif yang ditorehkan Sumsel United,” kata Herman Deru, Senin (8/9/2025).
Deru menilai, kehadiran suporter menjadi energi penting dalam perjalanan klub yang baru berdiri pada 5 Mei 2025 itu. Namun, dukungan nyata akan muncul seiring kualitas permainan tim yang mampu menghibur dan berprestasi.
“Kalau permainannya bagus, bukan hanya suporter yang datang, sponsor juga akan percaya menitipkan brand mereka. Ini simbiosis mutualisme antara klub, suporter, dan sponsor,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Sumsel United di kancah Championship 2025/2026 bersama Sriwijaya FC seharusnya tidak menimbulkan persaingan negatif antarsuporter.
“Tidak perlu ada tandingan suporter. Rivalitas cukup di lapangan hijau, bukan di luar. Yang kita harapkan adalah atmosfer sepakbola Sumsel yang sehat,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden Sumsel United, Cik Ujang, menekankan bahwa klub yang dipimpinnya adalah milik masyarakat Sumsel. Ia berharap dukungan mengalir tanpa memandang sekat dan rivalitas.
“Sumsel United adalah milik semua warga Sumsel. Mari saling mendukung, saling mendoakan, agar baik Sriwijaya FC maupun Sumsel United bisa sama-sama membawa kebanggaan bagi daerah,” ujar Cik Ujang.[THQ]

