Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»BNN KajI Pelarangan Vape di Indonesia, Belajar dari Singapura
Bisnis

BNN KajI Pelarangan Vape di Indonesia, Belajar dari Singapura

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda17/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto, mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji kemungkinan pelarangan penjualan dan penggunaan vape di Indonesia.

Menurutnya, kajian tersebut masih dalam tahap pendalaman, termasuk melalui uji laboratorium, serta melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Kalau bicara soal larangan, keputusan itu tidak bisa diambil sepihak. Harus ada duduk bersama dan kolaborasi dengan kementerian maupun lembaga terkait,” ujar Suyudi di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (17/9).

Sebagai perbandingan, Singapura sudah lebih dulu melarang vape sejak 2018. Kini aturan di Negeri Singa itu semakin diperketat. Mengisap vape bahkan disetarakan dengan tindak narkoba, dengan ancaman hukuman lebih berat.

Di sana, siapa pun yang kedapatan memiliki, mengimpor, atau menjual vape mengandung zat berbahaya seperti etomidate bisa dijatuhi hukuman penjara hingga 2 tahun atau denda maksimal SGD 10.000 (sekitar Rp 128 juta).[THQ]

BNN Vape
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGubernur Sumsel Utus TGUPP ke Prabumulih Terkait Polemik Pemecatan Kepsek
Next Article 22 September, MediaTek Siap Luncurkan Dimensity 9500
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Viral! Didatangi Pria Mengaku Satresnarkoba dan BNN, Warga Garut Ini Buat Surat Terbuka

10/10/20265 Views
Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,979 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,850 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,823 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?