RELUNG.ID — Pihak Istana melalui Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menanggapi maraknya kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah, termasuk Sumatera Selatan (Sumsel).
Hingga kini, sudah tercatat lima daerah di Sumsel yang mengalami kasus serupa, yakni Kabupaten Empat Lawang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), serta terbaru di Kota Palembang pada Kamis (25/9/2025).
Menurut Qodari, Istana telah memberikan arahan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menindaklanjuti kasus keracunan ini secara serius.
“Kita sudah memberikan saran-saran, memberi Waktu semoga ditindaklanjuti (BGN),” ujar Qodari, saat ditemui di Palembang, Kamis (25/9/2025).
Ia menambahkan, untuk mencegah kejadian serupa, pemerintah mendorong adanya sertifikat layak higienis bagi penyedia makanan MBG serta pengawasan ketat dari pihak Puskesmas di setiap daerah
“Seperti sertifikat layak higeinis dan pengawasan oleh Puskemas,” tegasnya.[THQ]

