RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah mengajukan Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD) Sumsel tahun 2026 ke pemerintah pusat.
Hanya saja, dari total pengajuan sebesar Rp11 triliun terjadi pemangkasan sebesar Rp2,1 triliun. Pemangsakan tersebut terjadi pada pos Dana Bagi Hasil (DBH) Sumsel.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Sumsel, Edward Chandra mengatakan, saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama DPRD Sumsel, jika memang pemangkasan ini terjadi maka tentunya akan dilakukan penyesuaian kembali.
“Kami tentunya akan menyusun ulang kegiatan,” katanya usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (29/9/2025).
Dia mengakui jika terjadi pemangkasan tentunya pendapatan dari sektor DBH akan berkurang. Karena itu, penyesuaian akan dilakukan agar belanja tetap berimbang dengan pendapatan.
“Beberapa kegiatan akan kami sesuaikan, sehingga tetap berimbang,” pungkasnya. (DSK)

