Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Ayam Hidup RI Tembus Pasar Singapura, Bukti Unggas Indonesia Diakui Dunia
Indeks

Ayam Hidup RI Tembus Pasar Singapura, Bukti Unggas Indonesia Diakui Dunia

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda09/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Fast growing chicken lying at poultry farm for industrial meat production.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Indonesia kembali menorehkan capaian membanggakan di sektor peternakan. Sebanyak 28.512 ekor ayam hidup asal Bintan, Kepulauan Riau, resmi diekspor ke Singapura dengan nilai mencapai Rp1,8 miliar.

Ekspor ini dilakukan oleh PT Indojaya Agrinusa, anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, melalui Pelabuhan Sri Payung, Tanjung Pinang, pada Minggu (6/10/2025). Pengiriman tersebut menjadi tahap kedua dari tiga rangkaian ekspor ayam hidup ke Singapura yang dijadwalkan sepanjang tahun 2025.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan capaian ini menegaskan daya saing unggas Indonesia di pasar internasional sekaligus pengakuan terhadap kualitas produk peternakan nasional.

“Ekspor ini bukan sekadar pengiriman komoditas, tetapi bukti bahwa unggas Indonesia diakui dunia karena kualitas dan keamanan pangannya. Semua proses telah memenuhi standar ketat dari Singapore Food Agency (SFA),” ujar Agung dalam keterangan tertulis, Rabu (8/10/2025).

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga menunjukkan sistem peternakan nasional telah mampu menerapkan sertifikasi kompartemen bebas Avian Influenza (AI) secara konsisten.

Agung menegaskan, Indonesia saat ini menjadi satu-satunya negara di Asia yang mampu mengekspor ayam hidup lintas negara dengan memenuhi seluruh persyaratan kesehatan hewan dan keamanan pangan dari SFA.

“Negara lain biasanya mengekspor dalam bentuk karkas atau produk olahan. Fakta bahwa kita bisa mengekspor ayam hidup menandakan manajemen peternakan, logistik, dan kesejahteraan hewan di Indonesia sudah diakui dunia,” katanya.

Sejak ekspor ayam hidup ke Singapura kembali dibuka pada tahun 2023, total pengiriman telah mencapai 148 ribu ekor. Tahun ini, Indonesia menargetkan ekspor hingga 85.536 ekor ayam hidup dari empat peternakan tersertifikasi bebas AI di Kabupaten Bintan, yaitu Gunung Kijang 1, Gunung Kijang 2, Toapaya Asri, dan Tirta Madu 1.

“Dari Kepulauan Riau, kita buktikan Indonesia mampu menjadi sumber pangan dunia. Ini bukan sekadar transaksi dagang, tapi simbol kepercayaan global terhadap produk unggas nasional,” tegas Agung.

Sementara itu, Chief Operating Officer PT Japfa Comfeed Indonesia, Arif Widjaja, mengatakan ekspor ayam hidup ke Singapura merupakan hasil implementasi kerja sama bilateral antara kedua negara di bidang perdagangan produk peternakan.

“Ini menjadi ekspor ketujuh dari Pulau Bintan. Kami pastikan seluruh proses memenuhi standar internasional dan tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat lokal,” ungkap Arif.

Ia juga menegaskan bahwa Japfa akan terus menjaga kualitas, biosekuriti, dan kesejahteraan hewan di seluruh unit produksi agar kepercayaan pasar global tetap terjaga.[THQ]

Ayam Hidup Ekspor Singapura
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWali Kota Ratu Dewa Wajibkan ASN Naik Angkutan Umum Tiap Awal Bulan: Dari Teladan Menuju Budaya Transportasi Baru
Next Article Sumsel United Bidik Kebangkitan di Kandang, Nil Maizar Fokus Benahi Finishing Jelang Hadapi Persikat Tegal
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,894 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,767 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,739 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?