RELUNG.ID — Mantan Ketua Umum PSSI periode 2019–2023, Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule, menyerukan agar federasi sepak bola nasional kembali mempercayakan kursi pelatih kepala Timnas Indonesia kepada Shin Tae-yong (STY).
Seruan itu disampaikan Iwan lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya, @mochamadiriawan84, setelah posisi pelatih Timnas Indonesia kembali kosong usai pemecatan Patrick Kluivert.
Menurut Iwan, sosok Shin bukan sekadar pelatih, tetapi sudah menjadi figur yang memahami karakter pemain Indonesia secara mendalam.
“Shin Tae-yong sudah mengenal luar dalam Timnas Indonesia. Ia tahu kekuatan, kelemahan, hingga semangat bertanding anak-anak Garuda,” ujar Iwan.
Eks Kapolda Metro Jaya itu menegaskan bahwa chemistry antara STY dan skuad Garuda telah terbangun sejak 2020. Ia menilai, kedekatan emosional itu menjadi modal besar dalam membangun mental juara di tubuh Timnas.
“Shin sudah membentuk karakter pemain kita jadi petarung. Ia menanamkan mental pemenang, bukan hanya sekadar bermain bola,” katanya.
Selain soal mental, Iwan juga menyoroti disiplin dan ketegasan Shin Tae-yong yang disebut menjadi fondasi keberhasilan Timnas dalam beberapa tahun terakhir.
“Dia tak segan mencoret pemain yang datang terlambat. Itu bukti ketegasan dan konsistensinya menjaga profesionalisme,” tambahnya.
Tak hanya itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut dinilai berhasil meningkatkan stamina dan kebugaran pemain, faktor yang menurut Iwan sering diabaikan oleh pelatih sebelumnya.
“Taktik bagus tidak akan berguna jika stamina habis di tengah laga. Shin paham itu,” ujarnya.
Di bawah asuhan STY, Indonesia mencatatkan berbagai pencapaian penting — mulai dari melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023 hingga menembus semifinal Piala Asia U-23 2024, torehan yang belum pernah dicapai sebelumnya.
Unggahan Iwan Bule di Instagram langsung menuai banyak dukungan dari publik sepak bola Tanah Air. Menariknya, Shin Tae-yong sendiri terlihat menyukai (menekan tombol like) postingan tersebut — sebuah sinyal yang dianggap fans sebagai tanda kerinduan sang pelatih terhadap Timnas Indonesia.
“Usul ini murni karena kecintaan saya terhadap sepak bola Indonesia. Saya percaya, dengan fondasi yang sudah dibangun Shin, Timnas bisa melangkah lebih jauh,” tutup Iwan.[THQ]

