RELUNG.ID – Pelatih anyar Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, datang dengan satu tekad: mengembalikan kepercayaan diri dan kejayaan Laskar Wong Kito. Laga debutnya akan langsung menjadi ujian berat saat menjamu Bekasi City FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Minggu (26/10/2025).
“Saya yakin kalau pemain bekerja keras dan bermain sesuai instruksi, hasil positif bisa kita raih,” ujar pelatih berjuluk Si Ular Piton, Kamis (23/10/2025).
Budi tidak datang ke Palembang dengan situasi mudah. Sriwijaya FC kini terpuruk di papan bawah klasemen Pegadaian Championship 2025/2026, hanya mengantongi 1 poin dari 6 laga. Kondisi ini membuat duel melawan Bekasi City menjadi “pertandingan hidup-mati” bagi Valentino Telaubun dan kolega.
“Pertandingan ini tidak mudah, tapi saya percaya tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Semua punya peluang. Yang penting, pemain konsisten, fokus, dan serius,” tegas Budi.
Budi membawa filosofi sederhana namun tajam. Ia menilai, kebangkitan Sriwijaya FC hanya bisa terjadi jika tim bermain dengan kerja sama solid, disiplin tinggi, dan rasa percaya diri penuh.
“Kuncinya kerja sama, disiplin, dan percaya diri. Kalau tiga itu dijalankan, permainan akan lebih tenang dan efektif,” ungkapnya.
Selain memperkuat mental tim, Budi juga fokus memperbaiki ketajaman lini depan, yang dinilai masih kurang tajam meski dominan dalam penguasaan bola.
“Kita banyak menciptakan peluang tapi gagal dikonversi jadi gol. Jadi fokus latihan sekarang adalah efektivitas serangan,” ujarnya.
Kehadiran Budi menjadi harapan baru bagi suporter Laskar Wong Kito yang mulai kehilangan kesabaran setelah rentetan hasil buruk. Namun, Budi menolak larut dalam tekanan. Ia memilih menjadikan tekanan itu sebagai bahan bakar untuk membangkitkan semangat pemain.
“Fisik pemain depan kita memang masih kurang ketika menyerang. Itu terlihat saat lawan Persekat. Tapi saya yakin, dengan kerja keras, kita bisa bangkit,” kata eks striker Timnas Indonesia itu.
Laga melawan Bekasi City akan menjadi debut emosional Budi Sudarsono di depan publik GSJ, sekaligus momentum untuk menyalakan kembali semangat juang tim yang pernah disegani di tanah air.
“Kemenangan besok bukan hanya soal tiga poin, tapi soal mengembalikan harga diri Sriwijaya FC,” tutupnya penuh semangat.[THQ]

