RELUNG.ID – Pasar anime global mencatat pertumbuhan pesat pada tahun 2024.
Berdasarkan data dari Asosisasi Animasi Jepang (AJA), pertumbuhan anime global ini mencapai 15 persen.
Pertumbuhan tersebut membuat pendapatan anime berhasil menembus rekor tertinggi di tahun 2024 lalu.
Dikutip dari AJA, pasar anime di tahun 2024 ini berhasil tumbuh 14,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi angka tertinggi kedua setelah rekor sebelumnya di tahun 2019 yakni mencapai 15,3 persen.
Dari total pasar, 10,9 miliar US Dolar atau sekitar Rp181 triliun berasal dari pasar domestik Jepang. Sementara,
US$10,9 miliar) berasal dari pasar domestik Jepang. Sedangkan, untuk pasar luar negeri yakni mencapai 14,1 miliar US Dolar atau sekitar Rp234 triliun.
Ini menjadi tahun ketiga setelah 2020 dan 2023 di mana pasar luar negeri melampaui pasar domestik, menandai semakin kuatnya pengaruh global anime Jepang.
AJA juga mencatat bahwa pendapatan dari sisi produksi anime meningkat 9,1 persen yang merupakan angka tertinggi sepanjang masa.
Selain itu, pendapatan domestik naik 6,7 persen menjadi 2,25 miliar US Dolar. Sedangkan, pendapatan dari luar negeri melonjak 16,6 persen menjadi 770 juta US Dolar.
Menurut Pimpinan Laporan Industri Anime 2025, Masahiro Hasegawa. Peningkatan ini masih dapat berlanjut karena adanya jeda waktu antara pertumbuhan konsumsi global dan pendapatan produksi, terutama dari layanan streaming internasional.
Untuk diketahui, AJA juga berencana merilis Laporan Industri Anime 2025 secara lengkap pada awal Desember mendatang. Selain menyusun laporan tahunan, asosiasi ini juga dikenal sebagai salah satu sponsor utama AnimeJapan, konvensi anime terbesar di Jepang. (LWM)

