Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Gelombang PHK Kembali Terjadi, Michelin Pangkas Ratusan Karyawan di Cikarang

Regional

Gelombang PHK Kembali Terjadi, Michelin Pangkas Ratusan Karyawan di Cikarang


RiyadiBy Riyadi31/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi PHK. (Freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali melanda industri manufaktur di Tanah Air. Kali ini, giliran pabrik ban Michelin di Cikarang, Kabupaten Bekasi, yang dikabarkan melakukan PHK terhadap ratusan karyawannya.

Kabar tersebut disampaikan oleh Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, yang menyebut bahwa PHK dilakukan akibat menurunnya permintaan ban di pasar domestik maupun global.

“Michelin, pabrik ban di Cikarang itu anggotanya SPSI. Saya sudah dapat kabar bahwa mereka di-PHK sekitar seratusan orang lebih,” ujar Said di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025).

Baca juga :   Ketegangan Keraton Surakarta, Dua Kubu Bentrok Verbal di Acara Menbud

Menurutnya, penurunan daya beli masyarakat membuat permintaan terhadap kendaraan bermotor ikut turun. Kondisi tersebut berimbas langsung pada industri ban, termasuk Michelin yang merupakan salah satu produsen ban global terbesar.

“Penyebabnya karena daya beli menurun, permintaan mobil dan motor ikut turun, sehingga ban juga turun. Itu terjadi di dalam negeri maupun global,” jelasnya.

Akibat turunnya permintaan, perusahaan dikabarkan mengurangi kapasitas produksi dan melakukan efisiensi tenaga kerja. Saat ini, proses PHK disebut masih dalam tahap negosiasi pesangon dan pemenuhan hak-hak buruh antara manajemen dan serikat pekerja.

Baca juga :   Ditipu Teman Satu Kos, Mahasiswi di Palembang Lapor Polisi

Said juga mengingatkan pemerintah agar tidak menutup mata terhadap kondisi industri manufaktur yang kian lesu. Ia menilai, penurunan daya beli dan melambatnya ekspor dapat memicu efek domino pada sektor padat karya lain seperti otomotif, komponen, tekstil, dan sepatu.

“Kami meminta pemerintah turun tangan. Jangan biarkan industri kita terus melemah. Kalau tidak ada kebijakan yang berpihak, pabrik-pabrik lain bisa menyusul melakukan PHK,” tegasnya.

Gelombang PHK di sektor manufaktur sendiri telah berlangsung sejak awal 2025. Sejumlah perusahaan besar di sektor tekstil, sepatu, dan elektronik sebelumnya juga melakukan pengurangan karyawan akibat penurunan pesanan ekspor serta tingginya biaya produksi.

Baca juga :   Google Ganti Nama NotebookLM Menjadi Gemini Notebook, Hadirkan Fitur Analisis Data Berbasis Cloud

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Michelin Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar PHK massal di pabrik Cikarang tersebut. [YKP]

Cikarang Gelombang PHK Michelin Pangkas Ratusan Karyawan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGoogle Maps Siapkan Mode Hemat Daya, Beroperasi Terpisah dari Sistem Ponsel
Next Article Pasar Anime Global Tumbuh 15 Persen di Tahun 2024, Pendapatan Tembus Rekor Tertinggi
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,855 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,729 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,702 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?