RELUNG.ID – Seorang mahasiswa Universitas Baturaja, Ofi Heftianda yang menjadi korban penembakan oleh Orang Tak Dikenal, ternyata seorang pebisnis muda.
Mahasiswa Universitas Baturaja tersebut memenuhi kebutuhan biaya kuliahnya dengan berbisnis jual beli burung dan ikan hias.
Salah satunya, Fery Apriadi (23), teman satu jurusan dengan Ofi Heftianda. Dia sangat tidak menyangka jika teman tersebut menjadi korban penembakan oleh Orang Tidak Dikenal (OTD).
Baca Juga: Tayang 6 Februari, Park Hyung-Sik Bakal Jadi Putra Mahkota dalam Drama Korea ‘Our Blooming Youth’
“Saat mendengar kejadian itu, saya sempat tidak percaya karena Ofi orangnya baik dan tidak ada musuh,” katanya, Sabtu (4/2).
Korban juga merupakan sosok yang mandiri. Sebab, untuk memenuhi kebutuhan biaya kuliah, Ofi menjalankan bisnis jual beli hewan berupa burung peliharaan dan ikan hias. “Ofi di kampus tidak banyak ulah dan suka bergaul. Kesehariannya, dia berbisnis jual beli burung dan ikan hias,” ungkapnya mengaku belum sempat menjenguk Ofi di rumah sakit.
Meski demikian, tidak tidak mengetahui pasti pergaulan korban di lokasi KKN Desa Karang Endah Kecamatan Lengkiti, OKU. Lantaran, tidak satu kelompok.
“Saya KKN di Desa Negeri Ratu, dia di Desa Karang Endah,” ujarnya.
Baca Juga: Tips Atasi Kulit Gelap Di Area Tubuh Tertentu dengan Lemon
Menurutnya, Ofi tinggal bersama keluarganya di Kota Baturaja, sedangkan orang tuanya berada di Ulu Ogan, Kabupaten OKU. “Harapannya, pelaku bisa cepat tertangkap agar bisa diketahui penyebab Ofi sampai ditembak,” pungkasnya.
Sementara, Kapolres OKU, AKBP Arif Harsono mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Tim dari Polres dan Polsek pun telah dikerahkan untuk bekerja di lapangan sejak kejadian dilaporkan.
Dia mengaku, saat ini pihaknya belum bisa mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan pelaku penembakan, lantaran tidak ditemukan proyektil pada luka korban. “Berdasarkan hasil visum, diameter luka korban 0,5 cm,” katanya.
Baca Juga: Terinspirasi dari ENHYPEN. Webtoon ‘Dark Moon: The Blood Altar’ Lampaui 100 Juta Penayangan
Dirinya mengimbau, agar masyarakat dapat membantu mengungkap perkara ini dengan memberikan informasi kepada pihaknya. “Mohon agar tetap menjaga kondisifitas Kamtibmas serta menyerahkan sepenuhnya kepada kami terkait perkara ini,” pungkasnya.
