Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Tarif Parkir Terlalu Tinggi, Puluhan Karyawan Rajawali Village Gelar Aksi Protes!
Regional

Tarif Parkir Terlalu Tinggi, Puluhan Karyawan Rajawali Village Gelar Aksi Protes!

alwiBy alwi11/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Puluhan karyawan Rajawali Village melakukan protes ke pengelola parkir PT Kuala Permai yang memberlakukan tarif terlalu tinggi. (Fauzi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Puluhan karyawan di Kompleks Rajawali Village menggelar aksi protes terhadap pengelola parkir yang dikelola oleh PT Kuala Permai Kamis (11/12/2025).

Aksi protes ini dipicu karena tarif parkir yang memberatkan karyawan terlebih penerapan sistem baru yang dilakukan pengelola tanpa adanya sosialisasi kepada karyawan maupun pemilik setiap tenant di kompleks Rajawali Village.

Selain memberatkan karyawan, pemilik tenant, maupun pengunjung kebijakan tarif parkir juga berimbas dengan menurunnya jumlah pengunjung yang berujung penurunan omzet.

Baca juga :   Jadwal Imsyakiyah Hari ke 25 Ramadhan untuk Wilayah Palembang

Salah satu karyawan Rajawali Village, Lilin, mengungkapkan pengelola parkir langsung memberlakukan tarif parkir baru tanpa pemberitahuan sebelumnya tarif parkir diberlakukan dianggap tidak wajar.

“Sudah beberapa hari ini pengelola parkir memberlakukan tarif baru tanpa sosialisasi kepada kami. Tarifnya tidak masuk akal. Untuk mobil, satu jam pertama Rp 4 ribu dan jam berikutnya Rp 4 ribu lagi tanpa batas (flat). Untuk motor, jam pertama Rp 3 ribu lalu jam berikutnya Rp 2 ribu,”jelasnya.

Menurut Lilin jika karyawan parkir selama 10 jam, maka biaya parkir motor bisa mencapai sekitar Rp 25 ribu per hari. Jika dikalikan 26 hari kerja, jumlahnya 650 ribu.

Baca juga :   Ramadan Hari ke-13, Berikut Jadwal Buka Puasa untuk Wilayah Palembang

“Tarif parkir yang diberlakukan pengelola berlaku untuk semua karyawan, pemilik tenant, dan pengunjung inilah yang sangat memberatkan kami,”tuturnya.

Lilin menambahkan sejak tarif baru diberlakukan, omzet tenant menurun hingga 75 persen. Pengunjung enggan masuk karena biaya parkir dianggap terlalu mahal.

“Bisa dilihat sendiri, area yang biasanya ramai sekarang seperti lapangan kosong. Pengunjung tidak ada, omzet kami turun sampai 75 persen,”tambahnya.

Baca juga :   Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah di Muara Pinang Empat Lawang Ludes Terbakar

Untuk itu, semua karyawan dan pemilik tenant meminta pihak pengelola memberikan sejumlah keringanan, dengan menggratiskan parkir untuk masing-masing tenant: dua mobil dan empat motor.

Serta pembuatan kartu member bagi karyawan dengan tarif Rp 75 ribu per bulan untuk, Rp 50 ribu per bulan untuk sepeda motor.

Serta tarif flat untuk pengunjung Rp 5 ribu untuk mobil, Rp 3 ribu untuk sepeda motor. Khusus drop-off: gratis 15 menit Peningkatan fasilitas keamanan serta rambu-rambu parkir.

Baca juga :   22 Talenta Lolos Bintang Dangdut Plus Palembang, Tahap II Jadi Ujian Sebenarnya

Menanggapi aksi protes tersebut, PT Kuala Permai pengelola parkir Rajawali Village melalui kuasa hukumnya Andi Wijaya SH mengatakan, akan menampung keluhan karyawan Rajawali Village yang melakukan protes dan akan mencari solusi yang terbaik.

“Kami akan melaporkan tuntutan karyawan kepada pihak manajemen pusat. Namun, untuk sementara, pihak terkait telah menjembatani solusi awal berupa penerapan tarif flat Rp 5 ribu untuk mobil dan Rp 3 ribu untuk motor, sembari menunggu keputusan lanjutan dari PT Kuala Permai,” pungkasnya.

Aksi protes Rajawali Village Tarif Parkir
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBelasan Siswa dan Guru Jadi Korban Tabrakan Kendaraan MBG di Cilincing Jakarta Utara
Next Article Hujan Deras Guyur Prabumulih, Empat Kelurahan Terendam Banjir
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,011 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,881 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,853 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?