RELUNG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang memperketat pengamanan dan kesiapsiagaan personel sepanjang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 425 petugas pengamanan dari unsur internal dan eksternal diterjunkan untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan potensi cuaca ekstrem.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Nataru 2025/2026 di Stasiun Kertapati, Kamis (18/12/2025). Apel dipimpin langsung Executive Vice President Divre III Palembang, Januri, yang menegaskan keselamatan sebagai fokus utama seluruh jajaran KAI.
“Kami menerapkan pengamanan berlapis di stasiun, di atas kereta, hingga sepanjang lintasan rawan. Setiap potensi risiko harus diantisipasi sejak dini,” tegas Januri.
Ratusan petugas pengamanan yang disiagakan terdiri dari 60 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 317 personel security, serta 48 personel tambahan dari unsur TNI dan Polri. Mereka akan melakukan pengamanan statis dan patroli mobile di titik rawan kejahatan, vandalisme, serta gangguan operasional lainnya.
Selain pengamanan, KAI Divre III Palembang juga memperkuat kesiapan prasarana dengan menyiagakan 38 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), 126 petugas penjaga pintu perlintasan tambahan, dan 36 personel Daerah Penanganan Khusus (Dapsus). Material darurat seperti batu balast, bantalan, rel, dan H-Beam disebar di 25 titik strategis untuk respons cepat jika terjadi gangguan.
KAI juga meningkatkan kewaspadaan terhadap daerah rawan bencana dengan melakukan inspeksi berkala dan koordinasi intensif bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar lintasan.
Di sisi operasional, seluruh lokomotif dan rangkaian kereta telah melalui ramp check untuk memastikan kelaikan dan kesiapan operasi selama periode Nataru yang berlangsung 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Lonjakan penumpang turut diantisipasi dengan penambahan rangkaian kereta pada sejumlah layanan utama, termasuk KA Rajabasa, KA Sindang Marga, dan KA Bukit Serelo. Hingga Kamis (18/12), penjualan tiket telah mencapai 88 persen dari total kapasitas yang disediakan. (KPB)

