RELUNG.ID – Perbaikan pipa induk PDAM Tirta PALI hingga kini tak kunjung selesai. Akibatnya, distribusi air bersih harus terhenti sejak dua pekan terakhir.
Hal ini membuat sejumlah warga PALI pun resah, karena harus mengeluarkan biaya lebih untuk mendapatkan air bersih.
Karmila (45) warga Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, mengatakan dirinya terpaksa mengeluarkan uang tambahan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sejak dua pekan terakhir.
Baca Juga: Tekan Angka Penyebaran DBD, Dinkes OKU Terapkan Strategi Begini
“Dalam satu minggu itu kami bisa membeli dua bak air bersih seharga Rp65 ribu. Sementara iuran PDAM juga tetap harus dibayar setiap bulan meski pipanya sangat minim diairi,” ungkapnya, Senin(16/1).
Dia pun mempertanyakan perbaikan pipa PDAM Tirta PALI yang hingga kini tak kunjung selesai. Karena itu, dia berharap agar pihak PDAM segera melakukan evaluasi dan mencarikan solusi terkait permasalahan ini.
“Kami harap PDAM dapat memenuhi hak kami sebagai pelanggan, karena kami terus membayar iuran setiap bulannya,” ujarnya.
Baca Juga: Selidiki Kebakaran Kantor Desa Bunglai, Polisi Bentuk Tim Incar Pelaku
Sementara, Kasubag Hubungan Langganan PDAM Tirta PALI Anugerah, Sisil mengatakan bahwa sementara ini pada zona 1 kawasan Kelurahan Handayani Mulya terjadi masalah pada sambungan pipa induk. Pihaknya terus berusaha melakukan perbaikan pada jalur sambungan pipa ke rumah – rumah warga. Sehingga air bersih dapat dinikmati para pelanggan.
“Insya Allah, secepatnya terus kita lakukan perbaikan pada jalur pipa zona satu. Sedangkan, untuk zona lainnya mudah-mudahan tak ada kendala,” pungkasnya.

