RELUNG.ID – Kasus kebakaran Kantor Desa Bunglai yang terjadi beberapa waktu lalu, kini menjadi sorotan Polsek OKU. Pasalnya, peristiwa tersebut sengaja dilakukan oleh oknum yang tak bertanggungjawab.
Kasi Humas Polres OKU, AKP Syafaruddin mengakui, jika peristiwa tersebut diduga kuat sengaja dibakar oleh orang tidak dikenal. Karena menurutnya, terdapat kejanggalan atas peristiwa tersebut. Apalagi saat kejadian kondisi jaringan PLN di desa itu sedang padam total.
“Jadi tidak mungkin kebakaran itu akibat korsleting listrik,” katanya, Senin (16/1).
Baca Juga: Waktu Antre Haji di Lubuklinggau Capai 24 Tahun
Sejauh ini, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, yang mengarah pada aksi pembakaran tersebut dilakukan secara sengaja oleh oknum tidak bertanggungjawab, seperti lima puluh batang korek api lidi, botol air mineral, bahan bakar dan kain yang diduga kuat dijadikan alat untuk melakukan pembakaran.
Apalagi, kata dia, kondisi Desa Bunglai sendiri sedikit memanas mejelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang digelar pada Oktober lalu. “Bukan tidak mungkin peristiwa pembakaran kantor desa ini buntut dari Pilkades beberapa waktu lalu,” jelasnya.
Baca Juga: Profil R’Bonney, Perwakilan AS ke 9 yang Rebut Miss Universe 2022
Gejolak konflik antar pendukung terjadi pasca kepala desa terpilih, Irfan Johan meninggal dunia sebelum sempat dilantik sebagai pemimpin di desa itu. “Atas peristiwa kebakaran ini, PJ kepala desa setempat sudah membuat laporan ke kepolisian. Kasus ini masih dalam penyelidikan guna mengungkap pelakunya,” pungkasnya.
