RELUNG.ID – RayNeo resmi meluncurkan kacamata augmented reality (AR) Air 4 Pro secara global dalam ajang CES 2026.
Perangkat yang sebelumnya diperkenalkan di Tiongkok pada tahun lalu ini menjadi sorotan karena diklaim sebagai kacamata AR pertama di dunia yang mendukung HDR10.
RayNeo sendiri merupakan merek teknologi yang didukung oleh TCL.
Dalam pameran tersebut, RayNeo juga memamerkan versi terbaru dari RayNeo X3 Pro yang kini dilengkapi dukungan eSIM, memungkinkan penggunaan tanpa koneksi kabel.
RayNeo Air 4 Pro dibekali layar Micro-OLED berukuran 0,6 inci dengan kecepatan refresh hingga 120Hz, teknologi peredupan hibrida PWM 3.840Hz, serta tingkat kecerahan maksimal mencapai 1.200 nits.
Perangkat ini mampu menampilkan layar virtual hingga 201 inci pada jarak enam meter, dengan 10 tingkat penyesuaian kecerahan dan rasio kontras mencapai 200.000:1.
Untuk meningkatkan kualitas visual, Air 4 Pro menggunakan prosesor Pixelworks Vision 4000 yang dirancang khusus guna mendukung peningkatan konten dari SDR ke HDR serta konversi tampilan 2D ke 3D.
Dari sisi audio, kacamata ini dilengkapi empat speaker yang telah disetel oleh Bang & Olufsen, menghadirkan pengalaman suara yang imersif.
Air 4 Pro memiliki bobot sekitar 76 gram, serta dilengkapi bantalan hidung yang dapat disesuaikan dan bingkai ringan untuk kenyamanan penggunaan dalam waktu lama.
RayNeo Air 4 Pro juga kompatibel dengan berbagai perangkat yang menggunakan port USB-C dengan dukungan output display, sehingga dapat digunakan bersama ponsel, tablet, maupun laptop tertentu.
Selain Air 4 Pro, RayNeo turut memamerkan X3 Pro Project, kacamata AR yang mendukung eSIM (4G). Dengan fitur ini, X3 Pro dapat digunakan secara mandiri tanpa perlu terhubung ke perangkat lain melalui kabel.
RayNeo Air 4 Pro dijadwalkan mulai tersedia secara global pada 25 Januari. (LWM)

