RELUNG.ID – Lahan makam Covid-19 yang berada di Gandus, Palembang terancam tergusur oleh pembangunan jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung) sepanjang 111,7 kilometer.
Pasalnya, proyek jalan strategis nasional tersebut bakal melintasi Keramasan dan Gandus yang merupakan TPU Covid-19.
Assisten III Setda Palembang, Zulkarnain mengatakan, pemakaman khusus Covid-19 itu merupakan aset milik Pemerintah Kota Palembang. Karena itu, untuk kepentingan negara. Maka, Pemkot Palembang merelakan lahan pemakaman Covid-19 untuk dijadikan jalan tol.
“Melihat Covid-19 di Palembang sudah melandai, proses pemakaman jenazah Covid-19 di lahan itu juga sudah sangat jarang dilakukan,” katanya, Jumat (13/1).
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Kemenkeu Jalankan Strategi Defisit APBN
Lahan tersebut, tidak serta merta diberikan kepada pihak pembangun yaitu Waskita Karya. Melainkan ada lahan pengganti yang diberikan pihak pembangun. Dia membeberkan, total lahan TPU Gandus ini enam hektar, dimana sebagiannya telah digunakan untuk pemakaman pasien Covid-19.
“Lahan TPU Gandus yang nantinya digunakan untuk jalan tol yaitu seluas 4.800 meter persegi,” terangnya.
Sebagai gantinya, pihak pembangun akan memberikan lahan pengganti lebih luas yakni 5.500 meter persegi. Lahan tersebut bukanlah milik warga atau perumahan warga. Sejauh ini, Pemerintah Kota Palembang memastikan lahan yang terdampak itu kosong atau belum digunakan untuk pemakaman umum ataupun Covid-19.
Baca Juga: Produk Baja Senilai Rp32,23 Miliar Dimusnahkan, Ada Apa?
“Lahan yang terkena di bagian yang masih kosong, belum dipakai untuk pemakaman,” katanya.
Seperti diketahui, pembangunan Jalan Tol Kapal Betung ini telah rampung untuk bagian Kayuagung – Keramasan. Pemerintah saat ini tengah melanjutkan Keramasan-Betung.

