Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Pemulihan Pascabencana Dikebut, Mendagri Minta TNI-Polri Tambah Pasukan
Politik

Pemulihan Pascabencana Dikebut, Mendagri Minta TNI-Polri Tambah Pasukan

RiyadiBy Riyadi16/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mendagri, Tito Karnavian. (Kemendagri)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta TNI, Polri, serta sekolah-sekolah kedinasan menambah personel ke daerah terdampak bencana di Sumatera.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, khususnya di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Hal tersebut disampaikan Tito saat rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis (15/1/2026). Ia menyebut sebagian besar daerah terdampak sudah mulai pulih, namun kondisi di Aceh Tamiang sempat mengalami kelumpuhan total.

Baca juga :   Hadiri Rapim TNI-Polri 2026 di Istana Merdeka, Kapolda Sumsel Siap Perkuat Sinergitas dan Keamanan

“Untuk pemerintahan kabupaten, semuanya lancar kecuali Aceh Tamiang. Aceh Tamiang kemarin betul-betul down, baik kantornya maupun dinasnya. Tapi setelah dikirimkan banyak kekuatan, kondisinya mulai membaik,” kata Tito.

Menurut Tito, penguatan personel menjadi kunci percepatan pemulihan. Sejumlah instansi telah mengirimkan bantuan tenaga, mulai dari TNI dan Polri, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebanyak lebih dari 1.100 personel, Politeknik Hukum Kementerian Hukum dan HAM sekitar 500 personel, hingga 1.142 personel dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dalam waktu dekat, Tito menyebut tambahan personel juga akan datang dari kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) akademi TNI dan Polri.

Baca juga :   Puan Maharani Desak TNI-Polri Usut Tuntas Kasus Penembakan Polisi di Way Kanan

“Minggu depan akan ada Latsitarda dari akademi TNI/Polri, total sekitar 2.000 orang. Sebagian besar akan ditempatkan di Aceh Tamiang, kemudian ke Aceh Timur, Aceh Utara, dan Pidie. Daerah-daerah itu penuh lumpur, jadi akan bergerak door to door,” jelasnya.

Selain itu, Tito membuka peluang bagi sekolah kedinasan lain untuk turut mengirimkan personel ke daerah bencana. Ia menilai kebutuhan tenaga di lapangan masih sangat besar, terutama untuk menjangkau permukiman padat dan gang-gang sempit.

“Kalau masih ada sekolah kedinasan yang mau mengirim, silakan. Dari Kementerian Perhubungan, Sekolah Tinggi Intelijen, masih banyak pasukannya. Ini pekerjaan yang tidak bisa hanya mengandalkan alat berat,” ujarnya.

Baca juga :   PAN Sumsel Siapkan M Rasyid Rajasa Sebagai Calon Wali Kota Palembang 2024-2029

Tito juga secara khusus meminta penambahan personel dari TNI dan Polri. Ia menyebut, semakin banyak personel yang turun langsung ke lapangan, semakin cepat proses pemulihan bisa diselesaikan.

“Saya dengar sudah hampir 1.000 personel TNI-Polri di-BKO ke sana. Kalau bisa TNI ditambah sampai 5.000 personel, itu akan jauh lebih cepat lagi,” katanya.

Namun demikian, Tito mengingatkan agar personel yang diturunkan juga dilengkapi dengan peralatan yang memadai, seperti sepatu bot karet, sekop, cangkul, alat dorong tanah, hingga dukungan alat berat seperti dump truck dan ekskavator.

Baca juga :   Mendagri Tito Minta Pj Gubernur dan Wali Kota Bantu Pembangunan Sekolahnya

“Lengkapi juga peralatan perorangan. Itu sangat membantu, apalagi ditambah semprotan air. Proses pembersihan dan pemulihan akan jauh lebih efektif,” pungkas Tito.[YKP]

Bencana Sumatera Mendagri Minta Turun Tambah Personel TNI-Polri
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTren Kenaikan Terhenti, Harga Emas Antam Ditutup Turun di Jelang Akhir Pekan
Next Article Pastikan Pelayanan Prima, Bupati Sidak RSUD Empat Lawang Malam Hari
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,918 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,790 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,763 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?