RELUNG.ID — Banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) berangsur surut setelah dua hari tidak ada hujan.
Warga saat ini sedang aktif bergotong royong membersihkan rumah mereka yang terdampak oleh banjir, termasuk di lingkungan sekolah yang terendam.
Para siswa masih diliburkan karena sebagian sekolah masih kotor atau terendam banjir. Sebelumnya banjir telah menyebabkan siswa tidak dapat sekolah selama 5 hari.
Baca Juga: Banjir Melanda 5 Daerah di Sumsel, Muratara Terparah
Plt Kepala Dinas Pendidikan Muratara, Zazili, mengatakan bahwa beberapa sekolah yang sudah tidak tergenang sedang melakukan bersih-bersih.
“Warga dan siswa bekerja sama membersihkan ruangan agar kegiatan belajar-mengajar dapat berlangsung secepatnya.
Data terbaru per 15 Januari menunjukkan bahwa jumlah sekolah yang terendam terus bertambah menjadi 71 sekolah, melibatkan 24 TK dan PAUD, 36 SDN, 9 SMPN, dan 2 SMAN. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di 6 kecamatan di Muratara.
Baca Juga: Banjir di Muratara Meluas, Tiga Kloter Personel Tagana Diterjunkan Bantu Evakuasi Warga
“Jumlah siswa yang belum masuk sekolah mencapai 12 ribu anak dari 71 sekolah yang terkena dampak banjir, ‘kata dia.
Zazili berharap agar tidak ada hujan lagi dan air sungai cepat surut, sehingga kegiatan belajar dapat kembali normal secepatnya.
“Baru mendapat laporan terkini setelah beberapa hari kesulitan sinyal akibat pemadaman listrik saat banjir terjadi, ” kata dia.

