RELUNG.ID- Penyanyi Vidi Aldiano berpulang pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB di usia 35 tahun. Pelantun lagu Nuansa Bening itu menghembuskan napas terakhir di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, setelah berjuang melawan kanker ginjal yang diidapnya sejak 2019.
Sejumlah rekan artis datang melayat hingga mengantarkan Vidi ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026). Banyak dari mereka mengenang kebaikan dan keramahan suami dari aktris Sheila Dara Aisha tersebut.
Beberapa sahabat bahkan mengungkapkan firasat yang mereka rasakan sebelum Vidi berpulang.
Aktris Anya Geraldine mengaku merasakan firasat saat sedang berada dalam perjalanan dari Singapura menuju Jakarta. Saat itu, ia belum mengetahui kabar duka meninggalnya Vidi.
Anya mengaku tiba-tiba menangis di dalam pesawat tanpa mengetahui penyebabnya.
“Jujur aku bingung tadi di pesawat kenapa ada rasa aneh. Walaupun biasanya kalau aku sedih pun aku paling jago nahan dan aku nggak biasa nangis di public places,” tulis Anya melalui Instagram pribadinya.
“Tapi anehnya tadi tiba-tiba air mata aku jatuh. Kenapa? Nggak tahu. Ini semua sebelum aku dapat kabar,” lanjutnya.
Pemilik nama lengkap Nur Amalina Hayati itu baru mengetahui kabar duka tersebut setelah pesawatnya mendarat di Jakarta.
Penyanyi Andien juga mengungkapkan firasat yang dirasakannya sehari sebelum Vidi berpulang.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Andien membagikan tangkapan layar percakapan terakhirnya dengan Vidi.
Ia mengaku tiba-tiba teringat sahabatnya itu dan merasa khawatir sehingga mencoba menanyakan kabar melalui pesan WhatsApp.
“Viddd.. Udah punya feeling kurang enak dari kemarin, kok khawatir banget sama elo. Ternyata lo lagi berjuang yaa,” tulis Andien.
Andien juga menyampaikan doa sekaligus pesan perpisahan kepada mendiang Vidi.
“Kita semua ikhlas, Vid. Semoga lo ditempatkan di sisi terbaik-Nya. Kita semua bersaksi elo orang baik dan selamanya akan terpatri di hati kita semua. Makasih banyak sudah ngasih banyak kenangan bahagia untuk kita semua,” tulisnya.
Sikap kedua orang tua Vidi Aldiano, Harry Kris dan Besbarini, juga menjadi perhatian para pelayat.
Bassis grup band Kotak, Chua, mengungkapkan kesannya saat melayat di rumah duka.
Ia mengaku baru pertama kali bertemu langsung dengan keluarga Vidi, namun langsung merasakan kehangatan mereka meski tengah dalam suasana duka.
“Ini pertama kali saya bertemu dengan keluarga almarhum karena malam itu saya ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung. MasyaAllah, pantas saja Vidi begitu baik. Keluarganya pun sangat baik,” tulis Chua melalui akun Instagram pribadinya.
Chua juga mengungkapkan ibunda Vidi, Besbarini, tetap menyambut para pelayat dengan hangat meski sedang berduka.
Di samping jenazah Vidi, Besbarini duduk dan bergantian menyalami para tamu yang datang.
“Ada yang datang sambil menangis memeluk beliau. Beliau justru mengusap-usap mereka untuk menenangkan. Ucapan terima kasih tak pernah putus dari mulutnya,” tulis Chua.
Ia juga mengaku takjub dengan sikap ayah Vidi, Harry Kris, yang tetap memperhatikan para pelayat.
Menurut Chua, Harry bahkan memastikan para tamu tidak kehujanan saat melayat.
“Beliau justru mengusap lengan baju kami seperti ingin memastikan apakah kami basah atau tidak. Lalu beliau berkata, ‘Kalian nggak basah kan? Jangan sampai kehujanan ya,’” tulisnya.
Dari pengalaman tersebut, Chua menyimpulkan bahwa kebaikan Vidi Aldiano tidak lepas dari didikan kedua orang tuanya.
“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu,” tulisnya.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya yang selama ini mengenal sosoknya sebagai pribadi yang hangat dan penuh kebaikan.[YKP]

