RELUNG.ID — Pemerintah Kota Palembang membuka peluang bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral (S3). Kesempatan ini diberikan melalui program Palembang Cerdas yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan birokrasi.
Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, mengatakan program tersebut mendapat respons besar dari para pegawai. Minat tertinggi datang dari dua sektor yang selama ini menjadi prioritas pelayanan publik, yakni kesehatan dan pendidikan.
“Sudah disampaikan Kepala BKPSDM, peminat terbanyak dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Ada juga kuota yang diserahkan ke sekretariat agar para kepala bagian memiliki kesempatan ikut S3,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Menurut Sulaiman, program ini dirancang untuk mencetak aparatur yang lebih kompeten dan memiliki kemampuan akademik tinggi sehingga mampu mendukung pembangunan kota secara lebih inovatif dan profesional.
Meski demikian, ia menegaskan proses seleksi penerima beasiswa tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah kota akan menerapkan seleksi ketat untuk memastikan peserta yang lolos benar-benar memiliki potensi akademik dan komitmen terhadap pengabdian.
“Benar-benar diseleksi, bukan hanya formalitas. Jadi yang lolos adalah pegawai yang memiliki kemampuan, kapabilitas, dan potensi untuk menempuh pendidikan S3,” katanya.
Selain itu, setiap penerima beasiswa juga diwajibkan menandatangani perjanjian ikatan dinas sebagai bentuk tanggung jawab setelah menyelesaikan studi.
“Iya pasti ada perikatannya. Tidak boleh setelah sekolah justru pindah ke daerah lain. Di mana dia disekolahkan, di situlah dia harus mengabdi,” tegasnya.
Untuk detail teknis seperti syarat administrasi, masa pengabdian, hingga mekanisme pendaftaran, para pegawai diminta berkoordinasi langsung dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palembang.[THQ]

