Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»BBPOM Palembang Temukan Tahu dan Mi Basah Berformalin saat Sidak Pasar Inpres Muara Enim
Regional

BBPOM Palembang Temukan Tahu dan Mi Basah Berformalin saat Sidak Pasar Inpres Muara Enim

RiyadiBy Riyadi13/03/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang menemukan sejumlah bahan pangan yang mengandung formalin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Inpres Muara Enim, Kamis (13/3/2026). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang menemukan sejumlah bahan pangan yang mengandung formalin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Inpres Muara Enim, Kamis (13/3/2026).

Dalam kegiatan pengawasan tersebut, tim dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Palembang melakukan pengambilan sampel terhadap berbagai produk pangan yang dijual para pedagang di pasar.

Ketua Tim Kerja Fungsi Pemeriksaan BBPOM Palembang, Aquirina Leonora, mengatakan pihaknya melakukan uji cepat terhadap 22 sampel makanan.

Baca juga :   Arus Mudik Jalintengsum Muara Enim Mulai Meningkat

“Dari 22 sampel ini ternyata ditemukan 9 sampel terdiri dari 7 tahu dan 2 mi yang tidak memenuhi syarat karena terdapat kandungan formalin,” ujarnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, BBPOM langsung mengambil langkah persuasif dengan menyita produk yang terindikasi mengandung bahan berbahaya untuk kemudian dimusnahkan.

“Karena kegiatan ini tujuannya untuk perlindungan kesehatan masyarakat,” kata Nora.

Baca juga :   Pencak Silat Empat Lawang Borong 4 Medali di Road To PON

Selain melakukan penindakan terhadap pedagang, BBPOM juga berencana menelusuri produsen yang diduga menggunakan formalin pada produk pangan tersebut. Upaya itu akan dilakukan melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait.

“Kita akan bekerja sama dengan lintas sektor, seperti kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perdagangan untuk menelusuri produsennya,” tuturnya.

Nora juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih bahan pangan, khususnya produk segar seperti tahu dan mi basah. Ia menjelaskan bahwa produk tersebut pada umumnya tidak dapat bertahan lama jika disimpan pada suhu ruang tanpa bahan pengawet.

Baca juga :   PT TBBE Diperintahkan Perbaiki Tanggul dan Pulihkan Lahan Warga di Gunung Megang

“Kalau produk seperti tahu dan mi basah ini disimpan lebih dari tiga hari di suhu ruang dan ternyata masih tahan, ada risiko menggunakan bahan berbahaya,” jelasnya.

Menurutnya, secara alami makanan tanpa pengawet akan mengalami perubahan setelah beberapa hari.

“Umumnya produk seperti tahu putih dan mi basah jika disimpan lebih dari tiga hari di suhu ruang bisa basi, asam, dan berlendir. Kalau masih awet berarti ada tambahan bahan tertentu di dalamnya, dan untuk membuktikannya harus diuji di laboratorium,” pungkasnya.

Baca juga :   Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Lampu Lalu Lintas Meleleh hingga Jalan Tol Rusak

Sementara itu, salah seorang pedagang tahu di pasar tersebut, Misnawati (46), mengaku telah berjualan tahu selama sekitar dua tahun. Ia biasanya mengambil pasokan tahu dari wilayah Transosial sejak pukul 03.00 WIB untuk dijual kembali di pasar.

“Kita mengambil tahu dari Transosial dari jam 3 pagi untuk dijual di pasar,” ujar Misna.

Ia mengaku pernah mengingatkan produsen agar tidak menggunakan formalin dalam proses pembuatan tahu. Namun menurutnya, sebagian konsumen justru lebih memilih tahu yang lebih tahan lama.

Baca juga :   Puluhan Massa Geruduk Polda Sumsel, Minta Transparansi Barang Bukti Kasus Narkoba

“Tapi pembeli yang langganan juga tidak mau beli tahu yang tidak pakai formalin, meski sudah dikasih tahu yang lebih bagus,” katanya.

Misna berharap pemerintah dan instansi terkait dapat memberikan edukasi lebih luas kepada masyarakat mengenai bahaya bahan pangan yang mengandung formalin.

“Kita sebagai pedagang juga cuma bisa mengingatkan, tapi pembeli maunya tahu yang lebih awet,” tutupnya.[NVS]

BPPOM Formalin Mie Muara Enim Tahu
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDisney+ Luncurkan Verts, Fitur Video Vertikal Mirip TikTok untuk Temukan Tontonan
Next Article Harga Cabai dan Daging Merangkak Naik, Satgas Pangan Turun ke Pasar di Lubuklinggau
Riyadi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,993 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,864 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,836 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?