RELUNG.ID — Lonjakan wisatawan pada hari ketiga Lebaran 2026 menjadikan kawasan Gunung Dempo sebagai salah satu titik terpadat di Sumatera Selatan. Ribuan pengunjung memadati jalur wisata sejak pagi, memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Arus kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terlihat menumpuk dari kawasan Tangga 2001 hingga Tugu Rimau. Kepadatan sempat tak terhindarkan, terutama di ruas jalan sempit yang menjadi akses utama menuju destinasi wisata tersebut.
Namun kondisi ini tidak berlangsung lama. Aparat kepolisian bergerak cepat dengan menerapkan pengaturan lalu lintas secara intensif. Sejak pagi hingga sore hari, petugas disiagakan di berbagai titik untuk mengurai kemacetan dan menjaga kelancaran arus kendaraan.
Kapolres Pagar Alam, Januar Kencana Setia, menegaskan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan pengunjung dengan menurunkan personel tambahan, khususnya di kawasan wisata yang menjadi favorit masyarakat selama libur Lebaran.
Selain pengaturan lalu lintas, polisi juga menata kantong parkir guna mencegah penumpukan kendaraan di badan jalan. Langkah ini dinilai efektif menjaga kenyamanan wisatawan yang datang menikmati suasana pegunungan.
Tak hanya fokus pada kemacetan, aparat juga memperketat pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya preventif dilakukan untuk memastikan kawasan wisata tetap kondusif dan bebas dari aksi kriminalitas.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam, Mansyur, mengimbau pengunjung agar mematuhi arahan petugas serta menjaga ketertiban selama berwisata.[THQ]

