Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polrestabes Palembang memperketat pengamanan khususnya di wilayah Palembang. Berdasarkan pemetaan, sekitar delapan titik lokasi rawan ancaman yang akan dijaga ketat.
Demikian diungkapkan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhammad Ngajib, Rabu (7/12).
Dia mengatakan, dalam pengamanan Nataru, pihaknya menerjunkan setidaknya ribuan personel. Mereka nantinya bersiaga di sejumlah lokasi rawan ancaman dan objek vital, serta sejumlah ruas jalan di Palembang. “Sekitar delapan titik lokasi rawa ancaman akan di jaga ketat. Selain itu juga kami mulai memetakan situasi dan kondisi di lapangan, dari sisi kerawanan dan ancamannya. Sekitar delapan objek vital dijaga ketat,” katanya.
Selain menerjunkan petugas di lokasi rawan ancaman, Ngajib juga menegaskan mengamankan tempat wisata dan gereja, serta pengamanan objek vital seperti bandara, stasiun, terminal maupun destinasi wisata, dan tempat ibadah. “Dalam hal ini kita melakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait lainnya serta sudah menugaskan personil di beberapa objek vital lainnya,” Jelasnya.
Untuk melakukan pengamanan pada Nataru nanti, pihaknya akan menambah kekuatan personel dalam pengaturan arus lalu lintas. Hal ini guna mencegah di sejumlah kawasan di Kota Palembang. Dia juga menyarankan pemerintah pusat dan instansi terkait untuk memusatkan perayaan tahun baru di satu tempat.
“Opsi tersebut dilakukan dengan harapan memecah massa untuk tidak melakukan malam perayaan tahun baru ditempat umum,” pungkasnya.

