RELUNG.ID – Satu pelaku begal di Jalan Lintas Provinsi, Desa Manggilan, terpaksa mengakhiri pelariannya di pucuk pohon kelapa.
Pelaku berinisial RA tak berkutik setelah dikepung massa yang geram usai dirinya melancarkan aksi begal sadis pada Senin (23/3/2026) sore.
Insiden bermula sekitar pukul 17.40 WIB saat tiga korban DA, SA, dan RS sedang melintas di kawasan Desa Manggilan.
Di tengah perjalanan, motor mereka tiba-tiba dipepet oleh tiga orang pelaku yang menunggangi Honda Beat Street.
Tanpa ampun, salah satu pelaku menendang motor korban dengan keras hingga mereka jatuh tersungkur ke aspal.
Dalam sekejap, para pelaku langsung menguasai motor korban dan mencoba kabur ke arah Pasar Pendopo.
Keberuntungan tidak berpihak pada para bandit ini. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran heroik.
Pelaku pertama sempat membawa kabur motor korban ke kawasan Sawah Lebar, namun ia kehilangan kendali dan terjatuh.
Ia berhasil melarikan diri ke hutan, namun meninggalkan motor curiannya begitu saja. Pelaku kedua RA mencoba kabur ke arah berlawanan menuju Desa Gunung Meraksa Lama.
Kepala Desa setempat yang sigap langsung mengerahkan massa untuk menyisir setiap sudut desa. Setelah penyisiran ketat, warga dikagetkan dengan posisi RA yang ternyata bersembunyi di atas pohon kelapa demi menghindari amukan warga.
“Pelaku RA berhasil diamankan saat memanjat pohon kelapa untuk bersembunyi. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Pendopo untuk diproses hukum,” ujar Kapolsek Pendopo, Iptu Ali Syahbana Harahap.
Saat ini, pihak Polsek Pendopo tengah memburu dua pelaku lainnya yang masih buron.
“Kami masih mendalami kasus ini. Ada dugaan kelompok ini juga terlibat dalam aksi pembegalan serupa di lokasi yang sama terhadap warga Desa Tangga Rasa beberapa waktu lalu,” ungkapnya.
Kini RA harus mendekam di sel tahanan, sementara pihak kepolisian terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan begal yang meresahkan warga Empat Lawang tersebut. (SLM)

