RELUNG.ID – Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung, resmi merilis versi stabil Samsung Browser untuk platform Windows setelah lima bulan menjalani masa uji coba (beta).
Browser ini kini tersedia secara global dengan versi 30.0.0.95 dan dapat digunakan pada perangkat dengan sistem operasi Windows 10 (versi 1809 ke atas) serta Windows 11.
Sebelumnya, versi beta hanya dapat diakses di pasar tertentu.
Samsung Browser menghadirkan pengalaman lintas perangkat yang terintegrasi, memungkinkan pengguna menyinkronkan berbagai data seperti bookmark, riwayat penelusuran, pengaturan, hingga kata sandi melalui layanan Samsung Pass.
Namun, daya tarik utama dari browser ini terletak pada integrasi kecerdasan buatan (AI) dari Perplexity AI yang ditanamkan langsung ke dalam sistem browser.
Melalui teknologi tersebut, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur berbasis AI, seperti merangkum halaman web, menerjemahkan konten, hingga melakukan riset atau menyusun rencana berdasarkan tab yang sedang dibuka.
Fitur pencarian juga dibuat lebih intuitif dengan dukungan bahasa alami. Pengguna dapat mencari riwayat penelusuran hanya dengan menjelaskan apa yang diingat, tanpa harus mengetik kata kunci secara spesifik.
Selain itu, Samsung Browser juga diklaim mampu memahami konteks dalam konten video. Pengguna bahkan dapat meminta AI untuk langsung menuju bagian tertentu dalam video hanya dengan deskripsi singkat.
Langkah ini menjadi bagian dari perluasan kolaborasi Samsung dengan Perplexity AI, yang sebelumnya telah diterapkan pada ekosistem Galaxy AI di perangkat Android. (LWM)

