RELUNG.ID – Google mulai memperluas peluncuran fitur terbaru berbasis kecerdasan buatan pada layanan Gmail, yakni AI Inbox.
Setelah sebelumnya hanya penguji terbatas sejak Januari, kini fitur tersebut mulai tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat.
Akses ke fitur ini tidak diberikan secara gratis. Pengguna harus berlangganan paket premium Google AI Ultra yang dibanderol sekitar 249,99 dolar AS per bulan.
Fitur AI Inbox sendiri bukanlah kotak masuk baru, melainkan sistem ringkasan cerdas yang menyajikan informasi penting dari email yang diterima pengguna.
Dengan dukungan teknologi Gemini, fitur ini mampu menampilkan daftar tugas yang disarankan serta topik-topik yang perlu segera ditindaklanjuti.
Meski demikian, fitur ini masih berstatus beta. Hal ini menandakan bahwa pengembang masih terus melakukan penyempurnaan, termasuk dalam hal akurasi dan keandalan informasi yang dihasilkan oleh AI.
Penggunaan AI dalam pengelolaan email juga memunculkan tantangan tersendiri, terutama terkait tingkat kepercayaan pengguna.
Sistem AI dituntut untuk tidak melewatkan informasi penting maupun menghasilkan data yang keliru.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Google akan menghadirkan AI Inbox ke paket langganan yang lebih terjangkau.
Fitur ini berpotensi tetap menjadi pembeda utama bagi layanan premium mereka di masa mendatang. (LWM)

