Indonesia diperkirakan akan mendapatkan kuota haji secara penuh di tahun 2023. Hanya saja, belum dipastikan jumlah kuota tersebut.
“Insya Allah kuotanya penuh. karena dari sana bahasanya begitu,” kata Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief, Selasa malam (29/11).
Meski demikian, Hilman belum dapat memastikan maksud dari kata ‘penuh’ itu sendiri, apakah normal seperti tahun 2019 atau masih seperti tahun 2022. “Hanya belum disebutkan angkanya,” lanjutnya.
Hilman mengaku Kementerian Agama sudah menggelar rapat awal dengan Kementerian Haji dab Umrah Arab Saudi. Bahkan, Indonesia termasuk yang didahulukan rapatnya agar bisa segera melakukan persiapan dini.
“Indonesia jemaahnya terbesar di dunia sehingga pengelolaannya harus dipersiapkan lebih awal,” jelasnya.
Hilman menambahkan bahwa penandatangan MoU penyelenggaraan ibadah haji oleh Menteri Agama RI dan Menteri Haji Saudi rencananya dilakukan pada 9 Januari 2023. Bersamaan itu, akan dilakukan juga penandatanganan seluruh kontrak layanan, baik akomodasi, transportasi, konsumsi, maupun Masya’ir.
“Insya Allah, Januari dan Februari kita sudah harus lari kencang untuk pelunasan,” pungkasnya.

