Polsek Bayung Lencir menggelar razia premanisme di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Selasa kemarin (29/11). Dari razia tersebut, polisi menjaring tiga pelaku Pungutan Liat (Pungli) yang kerap beroperasi di wilayah tersebut.
Kapolsek Bayung Lencir, Iptu Debi Apriyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari banyaknya keluhan masyarakat dan sopir terkait dengan pungli. Karena itu, pihaknya langsung turun, dan berhasil mendapati tiga pelaku pungli. Ketiganya yakni April, Monok dan Riyan
“Mereka diamankan saat sedang melakukan aktivitas pungli di Jalintim,” katanya didampingi Kanit Reskrim Iptu Eko Purnomo, Rabu (30/11).
Dia membeberkan, aktivitas pungli ini tentunya menjadi keluhan banyak pihak,seperti para sopir truk ekspedisi yang selalu dimintai uang secara paksa oleh para pelaku. Modus para pelaku ini pura-pura memperbaiki jalan rusak dan memintai uang terhadap kendaraan yang lewat,
“Ini tentunya meresahkan para sopir angkutan barang,” terangnya.
Dengan adanya razia premanisme ini, diharapkan dapat merubah kesan Jalintim di wilayah Bayung Lencir menjadi aman dan nyaman dilintasi para pengendara. “Operasi ini untuk merubah kesan masyarakat, terutama sopir yang berasal dari luar provinsi yang menganggap jalintim ini horor menjadi aman,” kata dia.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melapor atau memberikan informasi kepada aparat kepolisian jika ditemukan adanya suatu peristiwa yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas. “Terlebih sekarang nomor Aplikasi Bantuan polisi sudah dipasang dibeberapa titik sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya,” tutupnya.
