RELUNG.ID – Kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Selatan (Sumsel) pada awal 2026 menjadi kabar menggembirakan bagi petani. Tren positif ini bahkan mendorong harga TBS mendekati angka psikologis Rp4.000 per kilogram.
Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Sawit Sumsel periode I April 2026, harga TBS untuk tanaman usia produktif 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.929 per kg. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Kenaikan ini tak lepas dari melonjaknya harga crude palm oil (CPO) yang kini menembus Rp15.471 per kg, dari sebelumnya hanya berkisar Rp13.000–Rp14.000 per kg. Selain itu, harga inti sawit juga ikut terdongkrak menjadi Rp14.998 per kg, dengan indeks K tercatat sebesar 92,36.
Kondisi ini menunjukkan adanya perbaikan pasar komoditas sawit yang berdampak langsung pada peningkatan harga di tingkat petani.
Secara keseluruhan, harga TBS mengalami tren naik di hampir semua kelompok umur tanaman. Untuk usia muda, seperti 3 tahun, harga berada di Rp3.292 per kg dan terus meningkat seiring bertambahnya usia tanaman. Puncaknya berada pada usia produktif 10–20 tahun dengan harga mendekati Rp4.000 per kg.
Meski demikian, terdapat sedikit variasi pada tanaman berusia lebih tua, di mana harga mulai mengalami fluktuasi, meskipun tetap berada di kisaran tinggi. [THQ]
Secara rinci, harga TBS sawit Sumsel pada periode I April 2026 adalah sebagai berikut:
Umur 3 tahun: Rp3.292 per kg
Umur 4 tahun: Rp3.395 per kg
Umur 5 tahun: Rp3.539 per kg
Umur 6 tahun: Rp3.573 per kg
Umur 7 tahun: Rp3.568 per kg
Umur 8 tahun: Rp3.705 per kg
Umur 9 tahun: Rp3.784 per kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.929 per kg
Umur 21 tahun: Rp3.920 per kg
Umur 22 tahun: Rp3.933 per kg
Umur 23 tahun: Rp3.906 per kg
Umur 24 tahun: Rp3.798 per kg
Umur 25 tahun: Rp3.815 per kg

