Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat setidaknya 600 Kepala Keluarga (KK) di OKU Selatan terdampak banjir saat hujan deras melanda di OKU Selatan.
Hal ini diakui oleh Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah, Senin (21/11).
Dia mengatakan untuk meringankan beban para warga terdampak banjir pihaknya sudah menyalurkan bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi berupa makanan siap saji sebanyak 450 paket, lauk pauk siap saji 450 paket, makanan anak 200 paket, gula 100 kilogram.
Kemudian, gandum sebanyak 96 kilogram, minyak goreng 144 kilogram, sarden 200 kaleng, saus 96 botol mie instan sebanyak 600 bungkus dan beras 2,5 ton.
Pihaknya mengkalkulasikan bantuan logistik ini untuk mencukupi kebutuhan korban selama 14 hari terhitung sejak bantuan ini tiba sekitar 14 November 2022.
“Korban dipastikan kondusif karena selain itu juga ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten setempat dan turut mendirikan posko-posko yang masih disiagakan sampai saat ini beserta unsur pertolongan,” ujarnya, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana hidrometerologi banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter ini.
“Kami mengimbau masyarakat di Kabupaten OKU Selatan dan sekitarnya atau daerah yang berada di dataran tinggi lainnya untuk selalu waspada bencana hidrometerologi berupa banjir, angin puting beliung yang diprakirakan berpotensi masih akan berlangsung hingga triwulan pertama tahun 2023,” pungkasnya.

