Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Harga Popok Terancam Naik, Industri Diapers Nasional Dihimpit Lonjakan Biaya dan Ancaman Pasokan
Bisnis

Harga Popok Terancam Naik, Industri Diapers Nasional Dihimpit Lonjakan Biaya dan Ancaman Pasokan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda21/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi popok bayi. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Industri popok bayi (diapers) nasional tengah berada dalam tekanan serius akibat lonjakan harga bahan baku yang tidak terkendali serta ketidakpastian pasokan. Kondisi ini tak hanya berdampak pada produsen, tetapi juga berpotensi memicu kenaikan harga di tingkat konsumen dalam waktu dekat.

Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) mengungkapkan bahwa gejolak harga bahan baku terjadi sangat cepat, bahkan berubah dalam hitungan jam. Situasi ini membuat perencanaan produksi menjadi sulit dan memaksa pelaku industri melakukan penyesuaian strategi secara cepat.

Direktur Komite Diapers APKI, Oto Gunasis, mengatakan lonjakan biaya produksi tidak lagi dalam batas wajar. Kenaikan harga bahan baku, terutama yang berbasis petrokimia, disebut telah mencapai hingga 100 persen dalam beberapa kasus.

“Kondisi ini membuat struktur biaya menjadi sangat tidak stabil. Industri harus melakukan penyesuaian secara realistis agar tetap bertahan,” ujarnya.

Tekanan ini dipicu oleh dinamika global, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Efeknya merambat ke bahan baku utama seperti nafta dan polypropylene, yang menjadi komponen penting dalam produksi diapers.

Akibatnya, harga produk akhir di pasaran mulai mengalami kenaikan di kisaran 20 hingga 30 persen. APKI memperingatkan, tren ini masih berpotensi berlanjut jika tidak ada kepastian pasokan dalam waktu dekat.

“Sejumlah produsen telah mengambil langkah antisipasi, seperti menaikkan harga secara bertahap dan meninjau ulang program promosi. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup untuk meredam tekanan yang terjadi di seluruh rantai industri,”kata dia.

Lebih jauh, APKI mengingatkan risiko yang lebih besar, yakni potensi penghentian produksi jika pasokan bahan baku tidak segera stabil dalam satu hingga dua bulan ke depan. Jika skenario ini terjadi, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar menjadi tidak terelakkan.

“Untuk itu, kami mendorong adanya langkah cepat dari pemerintah, terutama dalam memastikan kelancaran impor bahan baku serta menyederhanakan proses perizinan. Koordinasi lintas kementerian juga dinilai krusial agar tidak menambah ketidakpastian di tengah situasi yang sudah sangat dinamis,”kata dia.[THQ]

Diapers Konflik Timur Tengah Popok
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur Menuju Tanah Suci, Jemaah Termuda 18 Tahun
Next Article 65 Penyelenggara Pemilu Diberhentikan, DKPP Soroti Pengaduan Asusila
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,970 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,842 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,814 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?