RELUNG.ID – Operasional pemberangkatan haji Embarkasi Palembang memasuki fase baru. Sebanyak 445 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 resmi masuk Asrama Haji Sumatera Selatan, Jumat (8/5/2026), menandai dimulainya pemberangkatan gelombang kedua musim haji tahun ini.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumsel, M. Arkan Nurwahiddin, menyebutkan jemaah yang berasal dari Kota Palembang, Kabupaten OKU Selatan, dan Kabupaten OKU tersebut dijadwalkan bertolak menuju Jeddah pada Sabtu pagi (9/5/2026) pukul 10.10 WIB melalui Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
“Berbeda dengan gelombang pertama yang lebih dulu menuju Madinah, jemaah pada gelombang kedua akan langsung menuju Makkah untuk menjalankan umrah wajib. Karena itu, kesiapan sejak dari embarkasi menjadi perhatian utama petugas, ” kata dia.
Arkan juga meminta seluruh jemaah sudah mengenakan pakaian ihram sebelum keberangkatan.
“Jemaah gelombang kedua akan mengambil miqat di perjalanan udara menuju Jeddah. Karena itu, kami mengimbau seluruh jemaah memakai ihram sejak dari asrama agar lebih siap saat akan berniat umrah di pesawat,” ujar Arkan.
Ia juga meminta ketua kloter memastikan seluruh jemaah memahami tata cara dan kesiapan ihram guna menghindari kendala selama penerbangan.
Selain soal ibadah, kedisiplinan terkait barang bawaan juga menjadi perhatian penting. PPIH Embarkasi Palembang menegaskan setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa tiga jenis tas sesuai ketentuan penerbangan, yakni koper besar untuk bagasi, tas kecil untuk kabin, dan tas selempang atau tas paspor.
“Tidak diperkenankan membawa tas tambahan di luar ketentuan. Ini penting demi kelancaran proses check-in dan kenyamanan bersama selama penerbangan,” tegasnya.
Masuknya Kloter 11 sekaligus menandai berlanjutnya proses pemberangkatan ribuan jemaah haji Sumsel menuju Tanah Suci. Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dengan dukungan kesiapan fisik, administrasi, serta kedisiplinan jemaah sejak dari embarkasi.[THQ]

