Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»12 Wilayah di Sumsel Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem Selama Sepekan
Regional

12 Wilayah di Sumsel Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem Selama Sepekan

alwiBy alwi09/10/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda 12 wilayah di Sumsel. Kondisi ini diprakirakan terjadi selama sepekan mulai 9 hingga 14 Oktober mendatang.

Kepala Stamet Klas II Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Desindra Deddy Kurniawan mengatakan, ke-12 daerah yang berpotensi dilanda hujan deras disertai petir dan angin kencang yakni, Kabupaten Banyuasin, Lahat, Muara Enim, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Musi Rawas Utara. Kemudian Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Kota Lubuk Linggau dan Pagaralam.

“Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, menunjukkan adanya sirkulasi angin membentuk pola belokan yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan di setiap daerah itu,” kata Desindra Deddy Kurniawan, Minggu (9/10).

Dia menjelaskan, kondisi penumbuhan awan hujan itu juga diperkuat oleh masih aktifnya fenomena gelombang atmosfer yang membuat suhu udara dingin seperti Madden Jullian Oscillation yang berinteraksi dengan gelombang Rossby Ekuatorial dan Low Frequensy.

“Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat melakukan antisipasi bencana,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePelaku Anarkis di Luar Stadion Kanjuruhan Dipastikan Ditindak Tegas
Next Article 4.265 Platform Pinjol Ilegal Ditutup
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,969 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,840 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,813 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?