Sebuah ledakan terjadi di Istiqlal, Istanbul Turki, Minggu sore waktu setempat (13/11). Akibatnya, 6 orang tewas dan 81 orang luka akibat ledakan hebat itu.
Merespons ledakan itu, Presiden Turki Recep Taayip Erdogan mengatakan bahwa dirinya mengecam keras ledakan yang bermuatan serangan teror itu.
Kata Erdogan, seperti dilansir dari AFP, Senin dini hari (14/11), dirinya belum bisa memastikan siapa pelaku dari ledakan itu. Ia mengakui bahwa ledakan yang menggegerkan negaranya itu mengarah pada teror.
“Tetapi menurut tanda-tanda pertama ada bau teror di sana,” demikian keterangan Erdogan.
Erdogan menjelaskan, sejauh ini aparatnya sedang melakukan penyelidikan atas ledakan dahsyat yang membuat warga Istanbul ketakutan. Dari informasi awal yang diperoleh, ledakan itu mengarah pada tindakan teror.

