Otoritas China melakukan pemusnahan 3.000 ton produk KW alias palsu dari sejumlah merk ternama di dunia. Mulai dari Nike hingga Louis Vuitton.
Pemusnahan massal ini dilakukan dalam sebuah acara yang digelar serentak di 17 provinsi dan kota di China, Kamis (10/11).
Dikutip dari CCTV, secara keseluruhan, 3.000 ton produk palsu tersebut bernilai hingga 500 juta yuan atau setara dengan Rp 1 triliun. Mereka dibakar, dibongkar, atau dibuang ke tempat pembuangan sampah.
Barang-barang yang diangkut juga termasuk merek alkohol dalam kemasan dari Treasury Wine Estates dan Kweichow Moutai.
Menurut Adiministrasi Negara untuk Peraturan Pasar, langkah pemusnahan massal barang-barang KW dilakukan untuk menindak pelanggaran pasar.
Pemusnahan barang KW tidak jarang terjadi di China, yang dikenal sebagai produsen produk palsu.
Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan memperkirakan perdagangan global produk palsu mencapai 464 miliar dolar AS pada 2019. Kemunculan e-commerce juga meningkatkan pertumbuhan penjualan barang-barang palsu.

