Kantor Kementrian Agama (Kemenag) OKU mencatat dari 151 JCH asal OKU yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci, 51 Diantaranya berusia diatas 65 tahun atau Lanjut Usia (Lansia).
“JCH asal daerah itu yang lansi tetap memiliki harapan berangkat ke Tanah Suci Mekah tahun 2023,” kata Kasi Haji dan Umroh Kemenag OKU, Abdul Muis
Dia mengakui saat ini ada peraturan dari Pemerintah Arab Saudi yang membatasi syarat usia yaitu maksimal 65 tahun bagi JCH yang menunaikan ibadah haji. Hanya saja, para jemaah ini telah menunggu puluhan tahun untuk menjalankan ibadah haji.
“Saat ini, mereka menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk berangkat haji tahun depan,” ujarnya.
Menurutnya, para calon jamaah haji yang berusia di atas 65 tahun ini tetap memiliki harapan untuk dapat berangkat di kemudian hari sejauh mereka tidak menarik setoran. “Untuk OKU sendiri belum ada jemaah yang menarik dana setoran haji. Karena jika ditarik dan mereka mendaftar lagi maka harus menunggu dalam waktu yang lebih lama lagi,” katanya.
Muis berharap pemberlakuan ketentuan-ketentuan yang diberlakukan tahun ini kedepan bisa dicabut sehingga semua jamaah haji tanpa memandang batasan umur bisa berangkat ke Arab Saudi. “Kita sama-sama berdoa semoga Pemerintah Arab Saudi mencabut syarat batas usia sehingga tahun depan seluruh JCH asal OKU ini dapat diberangkatkan ke Tanah Suci,” pungkasnya.

