Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pasca Beruang Serang Petani di Musi Rawas, BKSDA Turunkan Tim ke Lokasi Kejadian
Regional

Pasca Beruang Serang Petani di Musi Rawas, BKSDA Turunkan Tim ke Lokasi Kejadian

alwiBy alwi18/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi korban yang diserang oleh beruang. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan kini tengah menurunkan petugasnya ke Dusun I Desa Ciptodadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

Hal ini guna menindaklanjuti informasi keberadaan beruang yang menerang petani hingga terluka di lokasi tersebut.

Baca juga :   Layanan SKCK Polrestabes Palembang Tutup 25-27 Desember, Buka Kembali Senin Depan

“Kita turun, hari ini sudah berangkat. Petugas kita nanti memastikan itu,” kata Kepala Seksi Konservasi wilayah II BKSDA Sumsel, Yusmono pada Senin, (18/5/2026).

Memang diakuinya, kejadian serangan beruang di tempat tersebut beberapa waktu yang lalu pernah terjadi. Bahkan kejadian ini sambung Yusmono, sudah beberapa kali terjadi. Sehingga disinyalir di tempat itu memang terdapat habitat beruang.

“Bisa jadi daerah situ ada tempat habitatnya beruang didaerah situ,” ujarnya.

Baca juga :   Wagub Sumsel Cik Ujang Ajak Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Pembentukan Akhlak Generasi Muda

Yusmono mengimbau kepada masyarakat sekitar area kebun itu untuk berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di ladang. Kalaupun ada kemunculan harimau ditempat itu, kemungkinan biasanya hanya lewat untuk mencari makan.

“Secara alamiah dia tidak menyerang manusia. Dia nyerang manusia karen biasanya terdesak karena sama-sama kaget ketemu dan tidak sengaja reflek membela diri atau dia ada anaknya yang lagi diasuh, sehingga dia lebih agresif untuk melindungi anaknya,” timpal Yusmono.

“Tapi kalau misalnya tidak ada apa-apa, dia melihat manusia, biasa saja tidak menyerang, dia sekedar lewat saja mencari makan. Nanti beberapa hari seminggu atau 01 hari itu biasanya pindah lagi, nanti mengulang lagi,” ungkapnya.

Baca juga :   GSMP Dinilai Berkontribusi Kendalikan Inflasi di Sumsel

Menurut Yusmono, namanya satwa liar dan ditempat itu ada hutan kecil dan kebun, kemudian ada beberapa sarang semut yang menjadi makanan beruang.

“Kita lihat nanti, kalau misalnya disitu memang ada tempatnya disitu, kita mungkin giring ke lokasi yang lebih aman. Tapi kalau misalnya kemudian memang disitu tidak ada tempat lagi dan membahayakan karena ditengah pemukiman, itu baru kemudian kita evakuasi,” jelasnya.

Namun sebaliknya, apabila ditempat itu masih ada hutan dan tempat beruang tinggal, maka pihaknya mengimbau warga untuk berhati-hati. Sebab kalau memang lokasinya menjadi tempat beruang hidup, maka memang itu merupakan tempat habitatnya.

Baca juga :   Dua Hari Dilaporkan Hilang, Lansia di Musi Rawas Ditemukan Dalam Kondisi Lemas Duduk di bawah Pohon

Diketahui sebelumnya, seorang petani bernama Junaidi, warga Dusun 1 Desa Ciptodadi, Kecamatan Sukakarya diserang beruang saat sedang beraktivitas di kebun miliknya pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban alami luka pada bagian muka dan tangan hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Muara Beliti di Kabupaten Musi Rawas. Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. (NSR)

Beruang BKSDA Sumsel Musi Rawas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJennifer Coppen Pastikan Menikah dengan Justin Hubner pada Juni 2026 di Bali
Next Article Aldi Taher Minta Maaf ke Dewi Perssik soal Pernyataan Anak
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,992 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,863 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,835 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?