Kasus Covid-19 varian Omicron XBB mengalami peningkatan di Indonesia. Tercatat, hingga kini terdapat 12 kasus varian baru tersebut.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr Muhammad Syahril mengatakan pihaknya belum bisa mengatakan kondisi saat ini aman dari pandemi COVID-19, mengingat mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi.
“Varian XBB lebih cepat menular, harus waspada dan proteksi diri dengan vaksin booster,” katanya, Selasa (8/11).
Masyarakat harus mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker baik di dalam maupun diluar ruangan, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai masker, dan melakukan tes apabila mengalami tanda dan gejala COVID-19. Selain itu juga menyegerakan vaksinasi booster COVID-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap COVID-19.
“Disiplin memakai masker, tujuan kita tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga orang lain di sekitar kita. Segera juga lakukan booster, untuk mengurangi kesakitan dan kematian akibat COVID-19,” terangnya.
Masyarakat juga diminta untuk memanfaatkan akses telemedisin Isolasi Mandiri (Isoman) Kementerian Kesehatan. Melalui layanan ini masyarakat yang positif COVID-19 mendapatkan layanan konsultasi gratis dan layanan obat gratis .
“Tentunya selama melakukan tes di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan,” jelasnya.
Upaya-upaya pencegahan di hulu juga tetap ditegakkan, sebagai antisipasi lonjakan kasus. Mulai dari kesiapsiagaan Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya hingga peningkatan upaya tracing dan testing.

