Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»WNI Relawan Global Sumud Flotilla Ungkap Dugaan Kekerasan Saat Ditahan Tentara Israel
Politik

WNI Relawan Global Sumud Flotilla Ungkap Dugaan Kekerasan Saat Ditahan Tentara Israel

alwiBy alwi23/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Relawan Palestina saat ditangkap para pasukan Israel. (instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Salah satu warga negara Indonesia (WNI) relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF), Herman Budianto Sudarsono, mengungkap dugaan tindak kekerasan yang dialami para relawan saat ditahan tentara Israel di perairan Mediterania Timur.

Sebelumnya, sembilan WNI yang mengikuti pelayaran kemanusiaan menuju Gaza sempat diamankan oleh militer Israel.

Seluruh relawan dilaporkan telah dibebaskan pada Kamis (21/5/2026) dan kini berada di Istanbul untuk bersiap kembali ke Indonesia.

Baca juga :   Sentilan Keras Herman Deru untuk 14 Korban Kamboja: Jangan Tergiur "Lemak Besar" tapi Nyawa Terancam

Herman menceritakan, kapal yang mereka tumpangi dicegat saat masih berada jauh dari wilayah Palestina.

Menurutnya, kapal militer Israel mendekati rombongan relawan dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya melakukan penahanan.

“Kami masih berada di perairan Mediterania dan belum memasuki wilayah Palestina. Namun kapal perang datang mendekat dan kami tidak bisa menghindar lagi,” ujar Herman, Jumat (22/5/2026).

Baca juga :   Serangan Israel di Gaza: Korban Tewas Bertambah Menjadi 28.985 Orang

Ia mengatakan para relawan kemudian dipindahkan secara paksa ke kapal militer Israel. Dalam proses tersebut, para relawan disebut mengalami intimidasi verbal hingga kekerasan fisik.

“Tangan kami diikat ke belakang dan kami diperlakukan dengan keras,” katanya.

Herman juga mengaku sejumlah relawan dipukul, didorong, hingga diinjak ketika berada di kapal militer tersebut.

Baca juga :   WNI Ditangkap di Tokyo Usai Diduga Curi Barang Mewah Senilai Rp 1 Miliar

“Kalau kepala sedikit terangkat langsung dipukul. Ada yang dipukul di kepala, perut, dan dada,” tuturnya.

Menurut Herman, salah satu relawan bahkan mengalami luka akibat tembakan peluru karet yang diduga dilepaskan tentara Israel.

“Ada teman kami yang terkena peluru karet di bagian punggung. Lukanya terlihat jelas,” ujarnya.

Baca juga :   Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK Usai Ambil Sumpah di Hadapan Presiden Prabowo

Selain itu, ia menyebut terdapat relawan perempuan yang juga mengalami tindakan kekerasan selama penahanan berlangsung.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Yvonne Mewengkang, memastikan sembilan WNI tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada Minggu (24/5/2026) sore.

“Para WNI dijadwalkan tiba hari Minggu sore,” kata Yvonne.

Baca juga :   UNRWA di Ambang Krisis, Jutaan Pengungsi Terancam

Kemlu RI menegaskan akan terus mengawal proses kepulangan seluruh relawan hingga tiba dengan selamat di Tanah Air.

“Kami terus memantau perkembangan dan memastikan proses kepulangan berjalan lancar,” tutupnya. (vid)

Israel Relawan WNI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrabowo Klaim Banyak Capaian dalam 19 Bulan Pemerintahan, Soroti Swasembada Pangan
Next Article KAI Divre III Palembang Gandeng BNN Sumsel, 42 Pekerja Jalani Tes Urine
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,949 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,819 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,792 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?