Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Purbaya Minta Investor Tak Panik, Tegaskan Ekonomi Indonesia Jauh dari Krisis 1998
Bisnis

Purbaya Minta Investor Tak Panik, Tegaskan Ekonomi Indonesia Jauh dari Krisis 1998

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda06/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan dinamika pasar keuangan global, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengajak pelaku pasar dan investor untuk tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi ekonomi Indonesia berdasarkan gejolak jangka pendek.

Menurut Purbaya, indikator utama ekonomi nasional menunjukkan kondisi yang masih solid sehingga tidak tepat jika situasi saat ini dibandingkan dengan krisis moneter yang melanda Indonesia pada 1997-1998.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran sebagian pelaku pasar mengenai tekanan yang terjadi pada rupiah dan pasar keuangan dalam beberapa waktu terakhir.

“Indonesia tidak sedang menuju kondisi seperti 1997-1998. Fundamental ekonomi kita masih kuat dan kondisi fiskal tetap terjaga dengan baik,” ujar Purbaya di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Purbaya menilai tekanan yang muncul saat ini lebih banyak dipicu oleh sentimen pasar dibandingkan persoalan mendasar dalam perekonomian nasional.

Menurutnya, berbagai indikator ekonomi makro masih menunjukkan daya tahan yang cukup baik sehingga gejolak yang terjadi belum mencerminkan pelemahan struktural ekonomi Indonesia.

Ia menjelaskan, persepsi negatif yang berkembang di pasar keuangan dapat memengaruhi pergerakan aset dan nilai tukar dalam jangka pendek. Namun kondisi tersebut berbeda dengan situasi krisis yang ditandai lemahnya fondasi ekonomi dan fiskal negara.

“Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas dan meningkatkan komunikasi kebijakan guna mengurangi ketidakpastian di kalangan investor,”kata dia.

Menkeu menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Menurutnya, langkah yang terintegrasi antara kebijakan fiskal dan moneter akan membantu memperkuat kepercayaan pasar sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Purbaya optimistis sentimen negatif yang berkembang saat ini akan berangsur mereda seiring konsistensi kebijakan yang dijalankan pemerintah dan otoritas moneter.

“Jika koordinasi terus diperkuat, sentimen negatif tersebut dapat dikendalikan dan kepercayaan pasar akan kembali meningkat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengingatkan investor agar tidak hanya melihat pergerakan pasar harian, tetapi menilai kondisi ekonomi Indonesia secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa stabilitas fiskal, pertumbuhan ekonomi, serta arah pembangunan nasional tetap menjadi faktor penting yang menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.[THQ]

Ekonomi Indonesia Menkue Purbaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Sita Kendaraan Mewah dari Rumah Silmy Karim Usai Penggeledahan Lima Jam
Next Article Jelang Sidang Tipikor, KPK Pindahkan Bupati Nonaktif Pati Sudewo dan Tiga Tersangka ke Semarang
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,903 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,776 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,748 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?