Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»6.000 Lintah Hidup dari Bengkulu Diekspor ke Malaysia dan Filipina
Indeks

6.000 Lintah Hidup dari Bengkulu Diekspor ke Malaysia dan Filipina

alwiBy alwi28/10/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali sukses mengantar lintah hidup Bengkulu ke pasar internasional. Kali ini, 6.000 ekor lintah hidup dikirim ke dua negara, yakni Malaysia dan Filipina pada Rabu (26/10/2022) dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

“Dengan semangat gotong royong SKIPM Bengkulu terus menerus bersinergi dan berkolaborasi mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu. Hasilnya sebagaimana kita lihat hari ini melalui ekspor 6.000 lintah hidup,” kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Pamuji Lestari saat melepas ekspor di Bengkulu dikutip dari keterangan resminya, Jumat (28/10).

Tari memaparkan, ekspor ini terbagi dalam pengiriman 5.000 lintah hidup (Hirudo mannilensis) ke Malaysia dan sisanya ke Filipina. Dia pun mengapresiasi Sultan Lintah sebagai UKM Lokal Bengkulu yang terus membangun pangsa pasar lintah dengan mitra dari berbagai negara.

“Terimakasih untuk pelaku usaha yang sudah bekerjasama untuk melaksanakan serangkaian proses quality assurance sehingga bisa melakukan ekspor,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Tari juga turut mengapresiasi Bea Cukai Bengkulu, PT. Angkasa Pura II Bengkulu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bengkulu, Maskapai Garuda Indonesia dan Angkasa Pura Kargo yang telah bergotong-royong sekaligus berkolaborasi. Karenanya, dia mengajak agar sinergitas tersebut tetap terjaga dan bahkan semakin kuat.

“Kalau kita bersinergi dan berkolaborasi, pasti yang merasakan dampak positifnya masyarakat, terutama perekonomian di Bengkulu,” kata Tari.

Di tempat yang sama, Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengucapkan terimakasih kepada Stasiun KIPM Bengkulu yang telah bekerja keras mendorong UMKM Bengkulu dalam menghasilkan produk perikanan yang mampu diterima pasar luar. Ke depan, Pemprov akan terus mendukung kegiatan ekspor ini dan segara berkoodinasi untuk segera merealisasikan Bandara Fatmawati Bengkulu menjadi Bandara Internasional.

“Ini suatu kebanggaan bagi kami dimana UMKM Sultan Lintah bisa menembus pangsa ekspor. Saya berharap UMKM ini bisa menjadi Inspirasi bagi kita semua terutama pelaku usaha perikanan di Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Sebagai informasi, pelepasan ekspor ini dihari Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Agung Wicaksono, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut, Letkol Laut (P) Nyoman Gede Pradnyana Ari Setiabudi, Kepala Bea Cukai Bengkulu, Ardhani Naryasti, Kepala Kantor Imigrasi Bengkulu, Murdo Danang Laksono, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Bengkulu, Bukhari, EGM Angkasa Pura II Bandara Fatmawati Bengkulu, Ngatimin K. Murtono dan GM Garuda Indonesia, Kun Aplika, serta FKPD Provinsi Bengkulu.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut karantina adalah soal keamanan dan kedaulatan negara, mencegah penyebaran penyakit. Karenanya, karantina dan pengendalian mutu menjadi garda terdepan dalam menjaga mutu hasil perikanan.

“Pengendalian mutu tetap menjadi domain dari KKP, memastikan dari hulu hingga hilir dan dapat memenuhi standar dan kualifikasi yang telah ditentukan, KKP sudah merancang suatu program besar bertema Blue Economy,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKorban Pembunuhan di Musi Rawas Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah di Jalan
Next Article Pemain Bola Pablo Mari Jadi Korban Penusukan di Italia
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,888 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,760 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,734 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?