Kejadian nahas dialami pemain sepakbola asal Spanyol, Pablo Mari. Lantaran, menjadi korban penusukan oleh seorang pria di pusat perbelanjaan di Assago, pinggiran kota Milan.
Kepolisian setempat berhasil meringkus pelaku yang dicuriga melakukan serangan tersebut.
“Belum diketahui motif penusukan tersebut, tetapi pria itu menunjukkan tanda-tanda tidak stabil secara psikologi. Meski demikian tidak ada unsur terorisme,” kata Carabinieri, polisi yang menangkap pelaku dikutip dari APNews, Jumat (28/10).
Lima orang yang menjadi korban penusukan tersebut, termasuk karyawan supermarket, pemain sepakbola dan lain sebagainya. Bahkan, karyawan supermarket meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit. “tiga korban lainnya dalam kondisi serius. Orang lain dirawat karena syok tetapi tidak dirawat di rumah sakit,” kata polisi.
Untuk diketahui, Mari merupakan pemain Arsenal yang dipinjamkan ke klub Serie A Monza, yang termasuk diantara yang cedera, Arsenal mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Mari berada di rumah sakit tetapi tidak terluka parah.
CEO klub Monza, Adrian Galliano berharap pemain sepak bola itu cepat sembuh dalam pesan yang diposting di Twitter.
“Pablo tersayang, kami semua dekat dengan Anda dan keluarga Anda, kami mencintaimu, terus berjuang seperti yang Anda tahu, Anda adalah seorang pejuang dan akan sembuh dengan cepat,” kata Galliano.
Saksi mata mengatakan kepada ANSA bahwa mereka melihat orang-orang melarikan diri dari supermarket dengan kaget, dan ketika gawatnya situasi menjadi jelas, pekerja toko menurunkan daun jendela toko.
Jaringan supermarket Carrefour mengatakan bahwa polisi dan kru ambulans segera menanggapi panggilan yang memperingatkan mereka tentang serangan itu. Rantai itu menyatakan simpatinya kepada karyawan dan klien yang terkena dampak serangan itu dan mengatakan bahwa mereka menawarkan dukungan psikologis kepada mereka.

