Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»132 Hektar Sawah di Muara Enim Alami Kekeringan, Ratusan Petani Terdampak
Regional

132 Hektar Sawah di Muara Enim Alami Kekeringan, Ratusan Petani Terdampak

alwiBy alwi09/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi sawah di Muara Enim yang dilanda kekeringan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Seluas 132 hektar sawah di ataran Lecah Paye di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muara Enim mengalami kekeringan.

Akibatnya, ratusan petani terdampak dan pertanyakan fungsi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), Selasa (9/6).

Ataran Lecah Paye sendiri memiliki luas kurang lebih 700 hektar yang terbagi di beberapa wilayah seperti desa Muara Lawai, Lubuk Emplas dan desa Kepur, dan 132 hektar di antaranya terletak di desa Tanjung Jati.

Baca juga :   489 Peserta Siap Adu Suara Emas di MTQ Ke-42 Muara Enim

Pantauan di lapangan, setidaknya ada 7 titik sumur bor JIAT yang di bangun, namun keseluruhannya belum bisa difungsikan secara maksimal, sehingga di bulan Juni mestinya sudah memasuki tanam.

Namun petani tidak bisa melakukan bajak sawah karena mengalami kekeringan.

Ketua Gapoktan Sumber Harapan Desa Tanjung Jati, Fitriansyah mengatakan, kendala di ataran Lecah Paye ini soal pengadaan air karena sudah masuk musim tanam IP 200, selama ini petani memanfaat kondisi alam dengan melakukan tadah hujan.

Baca juga :   Bupati Muara Enim Beri Sinyal Mutasi dan Rotasi Pejabat, Tunggu Izin Kemendagri

Pada tahun 2025 lalu ada program pemerintah Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Namun pasca pembangunan di tahun tersebut hingga saat ini belum terasa asas manfaat terhadap pertanian masyarakat

Namun terkait kendala dari pada jaringan tersebut, masyarakat belum mengetahui secara pasti dan belum menerima penjelasan dari pihak pelaksana atas kendala yang mengakibatkan jaringan tersebut belum bisa mengaliri pesawahan masyarakat.

“Masyarakat berharap agar bangunan tersebut bisa segera dimanfaatkan secara maksimal untuk pengairan sawah masyarakat,” harapnya.

Baca juga :   Disnakertrans Sumsel Terjunkan Tim Investigasi Usut Dua Insiden Maut di Site Bangko Tengah

Lanjutnya, di bulan Juni harusnya sudah musim tanam, namun kondisi cuaca sepertinya sudah memasuki musim kemarau sehingga masyarakat benar-benar membutuhkan air untuk penanaman padi IP 200 dan mendukung program Presiden Prabowo mengenai ketahanan pangan.

Masyarakat sudah berupaya mengusahakan solusi atas kekurangan air seperti pembangunan sumur bor dan lain sebagainya hanya hal tersebut belum mencukupi kebutuhan.

“Petani berharap agar JIAT yang dibangun pemerintah segera dapat difungsikan untuk mencukupi kebutuhan petani untuk penanaman IP 200, hanya saja hingga saat ini masyarakat belum bisa merasakan fungsi nyata dari pembangunan tersebut,” katanya.

Baca juga :   Data DTSEN Tak Sesuai? BPS Buka Ruang bagi Masyarakat untuk Ajukan Perbaikan

Luas keseluruhan ataran sekitar 700 hektar terbagi di desa Lubuk Emplas, Muara Lawai, Kepur, sementara di desa Tanjung Jati ini sekitar 132 hektar.

Pihaknya berharap bahwa JIAT segera bisa difungsikan untuk mengaliri sawah di ataran tersebut dengan luas kurang lebih 132 hektar dengan hasil panen rata-rata 10,5 ton per hektar.

Dalam keterangannya, bahwa JIAT ini termasuk pada proyek PSN, sehingga petani berharap segera diaplikasikan karena ada sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) yang menggantungkan harapan terhadap lahan sawah garapan tersebut.

Baca juga :   Sidang Cerai Ridwan Kamil, Lisa Mariana Ungkap Permintaan Maaf ke Atalia

“Dari 500 KK tersebut 95 persen di antaranya merupakan petani, yang keseluruhannya berharap pada pengairan ataran tersebut, karena sudah berulang kali masyarakat mengalami gagal tanam saat penanaman padi IP 200 karena kurangnya air,” ujarnya. (NVS)

Muara Enim Petani Sawah kekeringan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePasca OTT KPK, Aktivitas Pemkab Muara Enim Tetap Berjalan Normal
Next Article IRT di Muara Enim Ditemukan Tewas di Kosan
alwi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,933 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,803 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,775 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?